Media Kampung – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan makna mendalam Iduladha sebagai momentum refleksi pengabdian dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan negara. Menurutnya, perayaan Iduladha tidak hanya ritual tahunan, melainkan simbol pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian sosial yang harus terus dijaga dalam menjalankan amanah sebagai bendahara negara.
Dalam pesan tertulisnya menyambut Iduladha 1447 H, Menkeu Purbaya menekankan pentingnya nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang terpancar dari tradisi kurban. Hewan kurban yang dibagikan kepada masyarakat menjadi wujud komitmen berbagi kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Hal ini relevan dengan tugas jajaran Kementerian Keuangan yang mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) demi kesejahteraan rakyat, terutama kelompok rentan.
Menkeu Purbaya juga mengajak pegawai Kementerian Keuangan untuk meneladani semangat kurban dalam pekerjaan sehari-hari. Ia menyatakan, “Semangat kurban mengasah kepekaan sosial agar APBN yang dikelola senantiasa diarahkan untuk kesejahteraan rakyat. Khususnya masyarakat kelompok rentan.” Pesan ini menegaskan keterkaitan erat antara nilai-nilai ibadah dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan negara.
Data dari panitia kurban Kementerian Keuangan Pusat mencatat tahun ini terdapat 486 hewan kurban yang disalurkan, terdiri atas 262 sapi dan 224 kambing. Menkeu Purbaya secara simbolis menyerahkan sapi jenis simmental crossing seberat 868 kg kepada panitia kurban Masjid Salahuddin, yang berlokasi di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta. Sementara Wakil Menteri Keuangan juga menyerahkan sapi sejenis dengan bobot 785 kg.
Hewan kurban tersebut berasal dari partisipasi mandiri sebanyak 1.790 pegawai Kementerian Keuangan di berbagai unit eselon I di seluruh Indonesia. Penyaluran daging kurban dilakukan secara tepat sasaran bekerja sama dengan lembaga amil zakat resmi dan pengurus masjid. Prioritas penerima adalah warga sekitar kantor Kemenkeu dan masyarakat prasejahtera, sehingga bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan.
Melalui momentum Iduladha, Menkeu Purbaya berharap ibadah kurban tidak hanya menjadi tradisi semata, tetapi juga menjadi berkah dan penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Ia menutup pesannya dengan harapan agar amal ibadah kurban tahun ini diterima oleh Allah SWT dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Kegiatan kurban yang melibatkan ribuan pegawai Kementerian Keuangan ini juga mencerminkan sinergi antara nilai spiritual dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas negara. Dengan demikian, Iduladha menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi para pengelola keuangan negara untuk terus mengedepankan keikhlasan dan kepedulian sosial demi kesejahteraan rakyat.
Secara keseluruhan, pesan Menkeu Purbaya pada Iduladha kali ini menegaskan bahwa nilai pengorbanan dan berbagi bukan hanya berlaku dalam konteks ibadah, tetapi juga menjadi landasan etika dalam pengelolaan keuangan negara. Kegiatan kurban yang terorganisir dengan baik juga menunjukkan komitmen Kementerian Keuangan dalam mendukung program sosial yang menjangkau masyarakat luas.
Dengan demikian, Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum penguatan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial di lingkungan pemerintah pusat, khususnya dalam pengelolaan APBN yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan