Media Kampung – Francesco Pio Esposito menjadi salah satu pahlawan kemenangan Inter Milan saat timnya sukses melakukan comeback dramatis melawan Udinese dalam lanjutan Liga Italia 2026/27. Meski sempat tertinggal 0-2, Inter berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor akhir 5-3 di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9/2026).
Inter Milan menghadapi tekanan berat sejak awal pertandingan setelah Udinese unggul cepat melalui gol James Abankwah pada menit ke-9 dan Jurgen Ekkelenkamp menit ke-16. Namun, semangat juang dan mentalitas tinggi pemain Inter terbukti saat mereka merespons dengan cepat. Carlos Augusto membuka gol balasan pada menit ke-26, diikuti oleh gol Nicolo Barella pada menit ke-35 yang menyamakan kedudukan 2-2 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih agresif dan berhasil membalikkan keadaan. Marcus Thuram membawa Inter unggul 3-2 pada menit ke-57. Tidak lama berselang, Francesco Pio Esposito menambah gol keempat pada menit ke-63 setelah menerima umpan matang dari Piotr Zielinski. Ange-Yoan Bonny melengkapi pesta gol Inter pada menit ke-79, memastikan kemenangan 5-3 atas Udinese.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Esposito menyatakan bahwa setiap pertandingan memiliki dinamika berbeda. Ia mengakui bahwa meski kali ini Inter sempat tertinggal 0-2 untuk ketiga kalinya musim ini, tim tetap fokus dan percaya diri. “Setiap pertandingan berbeda, musim ini panjang dan akan ada saat-saat kita memimpin, saat harus bangkit, dan saat harus bersabar. Yang penting adalah bagaimana kita merespons selama 90 menit,” ujar Esposito.
Inter Milan kini memimpin klasemen Serie A dengan catatan sempurna, mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Kemenangan ini menunjukkan karakter dan mental juara yang dimiliki oleh skuad asuhan Cristian Chivu, yang mampu menghadapi tekanan dan berbalik dari situasi sulit.
Performa gemilang Esposito dan rekan setimnya menjadi bukti bahwa Inter Milan memiliki daya juang tinggi dan kualitas pemain muda yang siap bersinar. Dengan kombinasi pengalaman dan semangat muda, Inter berpeluang besar mempertahankan tren positif mereka di kompetisi musim ini.
Marcus Thuram, salah satu pahlawan kemenangan, juga menuturkan bahwa tim tidak perlu panik ketika tertinggal. Menurutnya, pengalaman menghadapi situasi serupa memberikan kepercayaan bahwa Inter mampu bangkit dan meraih hasil positif sepanjang musim.
Kemenangan atas Udinese menjadi titik penting bagi Inter Milan dalam mempertahankan posisi papan atas dan menunjukkan bahwa mereka siap bersaing di Liga Italia musim 2026/27.














Tinggalkan Balasan