Media Kampung, Jakarta – Pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menugaskan BRI dan BSI untuk menyiapkan rekening BRI BSI bagi seluruh warga Indonesia. Setiap rekening akan diberi saldo awal Rp50 ribu yang sumbernya dari APBN dengan total perkiraan Rp11 triliun.
Program ini bertujuan memperkuat inklusi keuangan dan literasi, menggunakan data Dukcapil yang akan dipadankan dengan sistem Bank Indonesia dan QRIS. Rekening akan dibuka secara otomatis, tanpa harus mengunjungi bank, dan dapat dicairkan oleh pemiliknya. Bagi yang sudah memiliki rekening di bank lain, pemerintah akan melakukan konsolidasi akun untuk menghindari duplikasi. Implementasi akan dilakukan secara bertahap, dengan koordinasi antara BI, OJK, dan lembaga terkait.
- Saldo awal Rp50.000 per rekening
- Dana APBN diperkirakan Rp11 triliun
- Target mencakup sekitar 200 juta penduduk
- Data Dukcapil dipadankan dengan sistem BI dan QRIS
- Konsolidasi akun bagi pemilik multiple rekening
- Penarikan saldo dapat dilakukan kapan saja
- BRI dan BSI sediakan layanan digital onboarding
Dengan langkah ini, pemerintah berharap seluruh masyarakat dapat mengakses layanan perbankan secara mudah, meningkatkan literasi keuangan, dan mendukung program bantuan sosial serta pembangunan ekonomi nasional.







Tinggalkan Balasan