Media Kampung, Nusa Tenggara Timur – PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Manggarai Barat dan Flores. Selain itu, PTFI juga membuka 91 lowongan kerja untuk lulusan baru dan profesional berpengalaman di berbagai wilayah Indonesia.

Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, di Manggarai Barat pada tanggal 1 September 2026. Bantuan logistik yang diberikan meliputi peralatan tidur, tenda, selimut, perlengkapan higienis, dan dukungan pembangunan sekolah darurat. Bantuan ini didistribusikan bekerja sama dengan Human Initiative (HI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dompet Kemanusiaan Kompas.

Baca juga:

Dalam penanganan bencana, PTFI mengerahkan Tim Tanggap Darurat yang terdiri dari enam personel, termasuk dokter dan penyelamat. Tim ini telah melakukan operasi medis, evakuasi, dan dukungan psikososial untuk sekitar 500 pasien di berbagai desa terdampak gempa. Upaya ini merupakan bagian dari respons cepat perusahaan terhadap bencana yang melanda wilayah tersebut.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan kehadiran PTFI dalam penanganan pascabencana. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas sangat penting untuk mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. Gubernur berharap PTFI dapat terus berkontribusi hingga tahap pemulihan fasilitas publik yang rusak akibat gempa.

Baca juga:

Selain bantuan kemanusiaan, PT Freeport Indonesia membuka peluang karier dengan menyediakan 91 posisi pekerjaan yang tersebar di Papua Tengah, Jawa Timur, dan Jakarta. Lowongan ini tersedia untuk lulusan baru (fresh graduate) sebanyak 17 posisi dan 74 posisi untuk profesional berpengalaman. Posisi yang dibuka mencakup berbagai bidang seperti analis, desainer, insinyur, hingga kesehatan dan keselamatan kerja.

Calon pelamar dapat mengakses informasi lengkap tentang persyaratan dan pendaftaran secara daring melalui situs resmi PT Freeport Indonesia sebelum batas waktu pendaftaran pada 11 September 2026. PTFI juga mengingatkan agar pelamar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen perusahaan.

Baca juga:

PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang mineral terkemuka yang beroperasi di Papua, mengelola penambangan tembaga, emas, dan perak dengan teknik penambangan bawah tanah dan pengolahan bijih menjadi konsentrat yang dipasarkan secara nasional dan internasional.

Dengan bantuan kemanusiaan dan kesempatan karier yang dibuka, PT Freeport Indonesia menunjukkan komitmennya tidak hanya pada pengembangan industri pertambangan, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya.