Media Kampung – Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi, khususnya Pertalite dengan RON 90, tidak akan mengalami kenaikan hingga Desember 2026 meskipun terjadi lonjakan konsumsi yang mendekati atau bahkan melebihi kuota yang telah ditetapkan.
Stabilitas Harga Pertalite Dijaga
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga harga Pertalite tetap stabil di tengah fluktuasi harga minyak dunia dan peningkatan permintaan. Hal ini disampaikan sebagai respons atas potensi lonjakan konsumsi Pertalite yang terjadi akibat peralihan sebagian masyarakat dari BBM non-subsidi ke BBM bersubsidi.
Kenaikan Konsumsi Pertalite
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat adanya peningkatan konsumsi Pertalite setelah kenaikan harga BBM non-subsidi Pertamax series pada Juni 2026. Rata-rata penyaluran harian Pertalite meningkat dari 75.795 kiloliter (KL) menjadi 84.368 KL, dengan kenaikan sebesar 12,92 persen pada Juli 2026 dibandingkan kondisi sebelum kenaikan harga Pertamax.
Alasan Lonjakan Permintaan
Kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong sebagian konsumen beralih menggunakan Pertalite yang harganya lebih terjangkau. Pemerintah tengah melakukan perhitungan estimasi kelebihan konsumsi Pertalite untuk mengantisipasi dampak terhadap kuota BBM bersubsidi yang ada.
Pengaturan Harga BBM Non-Subsidi
Berbeda dengan BBM bersubsidi, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax tetap akan disesuaikan secara periodik mengikuti dinamika harga pasar minyak dunia. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan pasar dan memastikan penyesuaian harga yang wajar sesuai kondisi global.
Implikasi bagi Masyarakat
Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat pengguna BBM bersubsidi bahwa mereka tidak perlu khawatir menghadapi kenaikan harga Pertalite dalam jangka waktu dekat. Stabilitas harga ini diharapkan dapat mendorong kesejahteraan masyarakat dan menjaga daya beli di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar minyak dunia dan konsumsi BBM dalam negeri untuk memastikan kebijakan harga yang tepat dan berkelanjutan.













