Media Kampung, Ottawa – Generasi muda diaspora Indonesia di Ottawa tampil memukau dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa. Acara ini menjadi momen penting untuk memperlihatkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus meneguhkan identitas keindonesiaan bagi anak-anak dan remaja asal Indonesia yang tinggal di Kanada.
Perayaan yang berlangsung selama lebih dari tiga jam di halaman parkir KBRI Ottawa ini dihadiri lebih dari 500 pengunjung, yang terdiri dari masyarakat Indonesia, diaspora dari Ottawa, Montreal, dan sekitarnya, serta warga Kanada. Acara ditutup dengan Panggung Merdeka Bazaar yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan bazar kuliner khas Nusantara.
Penampilan Tari Saman dan Warisan Budaya Takbenda UNESCO
Salah satu puncak kemeriahan acara adalah penampilan Tari Saman oleh sekelompok anak dan remaja diaspora Indonesia. Tari tradisional dari dataran tinggi Gayo, Aceh, yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 2011 ini ditampilkan dengan gerakan cepat, tepukan dada dan tangan, serta pergantian formasi yang menuntut kekompakan tinggi. Penampilan ini mendapat tepuk tangan meriah dari penonton dan memperlihatkan bahwa pewarisan budaya Indonesia dapat berjalan lintas benua.
Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan pentingnya mempertahankan dan melestarikan warisan budaya yang telah diakui dunia, termasuk Tari Saman dan beberapa seni lain yang ditampilkan dalam acara tersebut.
Ragam Pertunjukan dan Kontribusi Multikultural
Selain Tari Saman, panggung seni menampilkan gamelan Bali, angklung, kolintang, serta tarian tradisional seperti Tari Topeng Keras, Tari Anging Mammiri, Tari Zapin, dan Tari Pendet. Seluruh alat musik dan tarian tersebut juga termasuk dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO. Penampilan gamelan Bali dari grup Semara Winangun menarik perhatian khusus karena mayoritas anggotanya adalah warga negara Kanada, menunjukkan kontribusi multikultural dalam memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri.
Grup ini juga telah mendapatkan penghargaan kebudayaan dari KBRI Ottawa dan Anugerah Kebudayaan Indonesia dari Menteri Kebudayaan pada tahun 2025 sebagai apresiasi atas konsistensi mereka dalam mempromosikan budaya Bali di Kanada.
Semangat Persatuan dan Optimisme dalam Perayaan
Acara diawali dengan momen hening untuk mendoakan korban bencana di Nusa Tenggara Timur dan mengenang seorang sesepuh masyarakat Indonesia di Kanada yang baru saja berpulang. Dubes Muhsin menegaskan bahwa perayaan ini merupakan cara menghidupi semangat persatuan, ketangguhan, dan optimisme yang terkandung dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Ia berharap seluruh hadirin membawa pulang kenangan positif tentang Indonesia dan terdorong untuk mengunjungi Tanah Air suatu saat nanti. Selain itu, Dubes Muhsin juga menyampaikan bahwa KBRI Ottawa sedang dalam tahap akhir pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi yang akan dinilai pada September 2026, mengajak masyarakat turut mengawal komitmen pelayanan publik yang transparan dan profesional.
Kegiatan Pendukung dan Diplomasi Budaya
Rangkaian perayaan HUT ke-81 RI yang dimulai sejak 8 Agustus 2026 meliputi Fun Walk Games, berbagai lomba dan kuis, serta Upacara Detik-Detik Proklamasi yang diikuti oleh sekitar 200 peserta. Kegiatan ini juga bertepatan dengan persiapan menyambut 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Kanada pada tahun 2027.
Diplomasi budaya dan hubungan antarmasyarakat melalui acara seperti ini menjadi fondasi penting yang memperkuat kemitraan ekonomi dan politik kedua negara, sebagaimana disepakati oleh Presiden RI dan Perdana Menteri Kanada pada September 2025.
Bazar Kuliner dan Interaksi Sosial
Bazar kuliner Nusantara yang turut meramaikan acara menjadi pintu masuk efektif untuk mengenalkan Indonesia kepada warga Kanada melalui cita rasa dan kelezatan masakan tradisional. Selain pertunjukan seni, pengunjung juga dapat menikmati berbagai kuliner khas yang disediakan oleh para diaspora Indonesia.
Acara juga menghadirkan hiburan interaktif, seperti tari bersama dan kuis berhadiah bagi anak-anak dan dewasa, serta pengumuman pemenang lomba catur dan tenis meja yang telah berlangsung sejak awal Agustus.
Perayaan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali persaudaraan antarwarga Indonesia di Kanada, tetapi juga sebagai wujud nyata pelestarian budaya Indonesia di luar negeri dan sarana diplomasi budaya yang efektif.















Tinggalkan Balasan