Media Kampung – Kuota pemain asing untuk kompetisi League Cup Indonesia musim 2026-2027 telah resmi ditetapkan sebanyak tiga pemain. Keputusan ini sudah final dan disepakati oleh seluruh klub peserta dari kasta tertinggi hingga kedua di Indonesia.
Direktur Utama I League, Ferry Paulus, mengonfirmasi bahwa meskipun ada usulan dari klub-klub Super League yang ingin menambah kuota pemain asing, akhirnya keputusan dipertahankan sebanyak tiga pemain asing per klub dalam League Cup. Hal ini dilakukan demi menjaga keadilan mengingat peserta League Cup terdiri dari 18 klub Super League dan 20 tim dari Championship (Liga 2), dimana klub-klub Championship juga hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal tiga pemain asing.
Alasan Penetapan Kuota Pemain Asing
Ferry Paulus menegaskan bahwa keputusan kuota tiga pemain asing sudah final dan mendapat persetujuan dari semua klub. Meskipun klub-klub Super League biasa mengontrak hingga 11 pemain asing di kompetisi mereka, regulasi League Cup dibuat dengan mempertimbangkan komposisi peserta yang beragam untuk menjaga fairness di kompetisi tersebut.
Jadwal dan Format Kompetisi League Cup
League Cup Indonesia akan dimulai pada November 2026 dengan babak fase grup. Babak ini akan digelar secara terpusat dengan satu atau beberapa klub yang ditunjuk sebagai tuan rumah. Khusus untuk dua klub yang mewakili Indonesia di kompetisi tingkat Asia, yakni Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, mereka mendapatkan keistimewaan langsung lolos ke babak perempat final tanpa mengikuti fase grup.
Dampak dan Harapan Kompetisi
Penetapan kuota pemain asing yang terbatas diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih banyak bagi pemain lokal untuk berkompetisi dan berkembang. Selain itu, pengaturan ini juga bertujuan untuk menjaga keseimbangan kompetitif antar klub dari dua kasta berbeda yang berpartisipasi dalam League Cup.
Dengan dimulainya League Cup pada akhir tahun 2026, para penggemar sepak bola Indonesia dapat menantikan kompetisi yang menarik dengan format baru yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing klub-klub nasional.















Tinggalkan Balasan