Media Kampung – Tottenham Hotspur memulai musim Liga Inggris 2026/27 dengan hasil yang mengecewakan setelah kalah 0-3 dari Brentford pada laga pembuka. Kekalahan ini menjadi peristiwa ironis mengingat Tottenham telah menghabiskan dana besar mencapai 300 juta Pounds atau sekitar Rp 7 triliun di bursa transfer musim panas tahun ini.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Sabtu malam, Brentford berhasil mencetak tiga gol melalui Lewis-Potter, Janelt, dan Kayode. Tottenham yang sudah melakukan belanja besar untuk memperkuat timnya, termasuk pembelian pemain seperti Tonali, Matheus Fernandes, dan Van Hecke, tetap tidak mampu keluar dari tekanan lawan. Mereka hanya mampu melepaskan empat tembakan tepat sasaran, kalah dari Brentford yang melepaskan delapan tembakan on target.
Manajer Tottenham, Roberto De Zerbi, mengakui performa timnya yang buruk dan menyoroti kualitas Brentford sebagai faktor utama kekalahan. Ia juga menambahkan bahwa kondisi fisik pemain Tottenham belum mencapai level terbaik karena banyak dari mereka yang baru saja bermain di Piala Dunia. Namun, De Zerbi menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan alasan untuk kekalahan dan tim perlu melakukan evaluasi mendalam.
Selain itu, Tottenham juga tengah menyelesaikan transfer Omar Marmoush dari Manchester City. Kesepakatan awal berupa pinjaman dengan opsi pembelian sebesar 50 juta Pounds jika terpenuhi syarat tertentu selama musim berlangsung. Kedatangan Marmoush dan Savinho, yang sebelumnya sudah direkrut dari Manchester City dengan nilai 85 juta Pounds, diharapkan dapat menambah kekuatan lini serang Tottenham yang sempat dipertanyakan, terutama dengan kondisi Dominic Solanke dan Richarlison yang sering mengalami cedera.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Tottenham untuk segera menemukan ritme dan performa terbaiknya di awal musim yang krusial. Investasi besar-besaran di bursa transfer belum mampu menjamin hasil positif di lapangan, sehingga evaluasi dan adaptasi lebih lanjut menjadi kunci bagi Spurs untuk bangkit.















Tinggalkan Balasan