Media KampungMobil listrik semakin populer di Indonesia, namun ada sejumlah hal teknis yang perlu diketahui, terutama terkait kemampuan parkir paralel dalam waktu lama. Banyak pengguna mempertanyakan apakah mobil listrik bisa parkir paralel tanpa mengaktifkan rem parkir dan dalam posisi transmisi netral (N). Penjelasan ini penting agar pengguna tidak mengalami kendala pada sistem kelistrikan kendaraan mereka.

Kendala Parkir Paralel pada Mobil Listrik

<pBeberapa pengguna mobil listrik, seperti pemilik Hyundai IONIQ 5, melaporkan kendala saat kendaraan parkir paralel dalam posisi transmisi netral. Salah satu keluhan adalah aki 12 volt cepat habis sehingga mobil tidak bisa menyala. Hal ini terjadi karena sistem elektronik pada mobil listrik terus aktif dalam mode netral, menguras daya aki kecil yang berfungsi menyuplai komponen kelistrikan.

Baca juga:

Perbedaan Definisi Parkir Paralel

Istilah ‘parkir paralel’ di Indonesia seringkali berarti kendaraan parkir melintang di depan barisan kendaraan yang parkir seri, biasanya tanpa mengaktifkan rem parkir agar mudah dipindahkan. Sebaliknya, di beberapa negara, parkir paralel adalah posisi parkir sejajar di ruang yang memang disediakan, dengan rem parkir aktif. Perbedaan ini penting untuk memahami batasan teknis pada mobil listrik.

Sistem Rem dan Transmisi pada Mobil Listrik

Pada mobil listrik, sistem akan mengunci kendaraan pada posisi parkir (P). Saat diposisikan di transmisi netral (N), kendaraan masuk ke mode towing yang memungkinkan mobil dipindahkan meski ada sebagian sistem kelistrikan yang padam. Namun, mode towing tetap menguras daya aki 12 volt karena komponen elektronik harus tetap aktif dalam mode siaga.

Baca juga:

Risiko dan Saran dari Ahli

Mahaendra Gofar, pendiri EV Safe dan dosen National Battery Research Institute, menjelaskan bahwa mobil listrik tidak dirancang untuk parkir paralel dalam waktu lama pada posisi netral. Ini karena motor listrik langsung terhubung ke roda dan berpotensi menghasilkan daya listrik saat didorong, yang dapat merusak baterai utama jika arus listrik tidak stabil.

Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Aam Muharam, juga mengingatkan agar tidak membiarkan mobil listrik dalam posisi netral terlalu lama. Sistem komputer dan shifter elektronik yang terus aktif dapat menguras aki 12 volt hingga habis, yang berdampak pada sistem kelistrikan lainnya.

Baca juga:

Praktik yang Disarankan bagi Pengguna

  • Hindari membiarkan mobil listrik parkir paralel dalam posisi transmisi netral terlalu lama.
  • Aktifkan rem parkir saat parkir untuk mencegah pengurasan aki 12 volt.
  • Periksa manual kendaraan untuk mekanisme mematikan sistem kelistrikan jika dibutuhkan.
  • Waspadai tanda-tanda aki soak dan segera lakukan pengecekan jika mobil sulit menyala setelah parkir lama.

Pentingnya Memahami Sistem Kelistrikan Mobil Listrik

Pengguna mobil listrik perlu memahami karakteristik sistem kelistrikan dan transmisi agar penggunaan kendaraan lebih optimal dan menghindari kerusakan. Parkir dalam posisi netral dan tanpa rem parkir memang memungkinkan mobil dipindahkan, namun memiliki batas waktu agar tidak menguras aki 12 volt dan merusak sistem kelistrikan.

Dengan pemahaman yang tepat, pengguna mobil listrik dapat menghindari stres akibat kerusakan dan memaksimalkan manfaat kendaraan ramah lingkungan ini.