Media KampungLorjhu, unit musik rock asal Madura, kembali memperkenalkan karya terbarunya dengan merilis single berjudul Kejhung Sanolap. Lagu ini merupakan bagian awal dari proyek musik yang tengah mereka persiapkan untuk dirilis dalam waktu dekat.

Single Kejhung Sanolap mengusung keunikan dengan menggabungkan kesenian kejhung, sebuah bentuk sastra lisan tradisional yang khas Madura, ke dalam warna musik rock groovy. Dengan pendekatan ini, Lorjhu tidak hanya menampilkan karakter vokal khas Madura, tetapi juga menyisipkan pesan-pesan kehidupan yang tumbuh di masyarakat setempat.

Baca juga:

Makna di Balik Kejhung Sanolap

Badrus Zeman, vokalis sekaligus gitaris Lorjhu, menjelaskan bahwa istilah Kejhung Sanolap berasal dari dua kata, yaitu “kejhung” yang berarti lantunan nyanyian dan “sanolap” yang berarti jungkir-balik. Secara konseptual, lagu ini menjadi ekspresi kebebasan untuk bersuara melalui lantunan musik.

Namun, kebebasan yang diusung bukanlah sekadar ekspresi tanpa arah. Lagu ini mengajak pendengar untuk melakukan introspeksi terhadap nilai budi pekerti, pentingnya menjalin hubungan baik dengan sesama, hidup sederhana, dan membangun ketakwaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Perpaduan Musik Tradisional dan Rock Modern

Dari sisi musikal, Kejhung Sanolap memadukan hentakan kendang khas Madura dengan energi distorsi gitar listrik yang membentuk nuansa rock groovy. Permainan gitar dengan overdrive tipis sengaja diarahkan untuk meniru suara alat musik tiup tradisional Madura, saronen, sehingga menciptakan harmoni yang unik antara musik modern dan tradisional.

Baca juga:

Sentuhan musik ini mengingatkan pada warna musikal yang pernah ditampilkan Lorjhu dalam album debut mereka, dengan inspirasi dari era rock tahun 1970-an yang berpadu dengan kekayaan ritme Madura.

Peran Lorjhu dalam Mengangkat Budaya Lokal

Melalui karya ini, Lorjhu berperan menghidupkan dan melestarikan budaya Madura dengan cara yang inovatif, yakni mengintegrasikan unsur tradisional kejhung ke dalam genre musik rock. Langkah ini tidak hanya memperkaya khazanah musik Indonesia, tetapi juga memberikan ruang bagi budaya lokal untuk dikenal lebih luas oleh generasi muda dan pencinta musik secara umum.

Proyek musik yang tengah dipersiapkan Lorjhu diharapkan dapat terus mengembangkan konsep serupa, memadukan tradisi dan modernitas demi menciptakan karya yang bernilai dan menginspirasi.

Baca juga:

Kejhung Sanolap kini dapat dinikmati sebagai bukti bahwa akar budaya dan inovasi musik dapat berjalan beriringan, membuka peluang baru bagi ekspresi seni yang sarat makna dan identitas.