Media Kampung – Tas bandara yang digunakan oleh aktor Callum Turner saat perjalanan dari New York ke Sydney ternyata memiliki latar belakang unik yang berhubungan dengan dunia perfilman dan mode. Tas crossbody Louis Vuitton yang dikenakannya dikenal luas karena motif kotak-kotak cokelat dan logo LV besar, namun yang membuatnya spesial adalah kaitannya dengan film klasik Wes Anderson, The Darjeeling Limited.
Asal Usul Tas dari Film The Darjeeling Limited
Film komedi rilisan 2007 tersebut mengisahkan perjalanan tiga bersaudara melintasi India setelah kematian ayah mereka. Dalam pembuatan film, Marc Jacobs, yang saat itu menjabat sebagai Creative Director Louis Vuitton, bekerja sama langsung dengan Wes Anderson dan ilustrator Eric Chase Anderson untuk menciptakan rangkaian bagasi bertema safari yang playful. Tas dan koper dalam film dihiasi ilustrasi tangan yang menampilkan hewan-hewan seperti jerapah, gajah, zebra, serta pohon palem, memberikan nuansa whimsical yang khas dan tak terlupakan.
Revitalisasi Koleksi oleh Pharrell Williams
Hampir dua dekade setelah peluncuran film tersebut, Pharrell Williams menghidupkan kembali koleksi bagasi karakter The Darjeeling Limited dalam koleksi Louis Vuitton SpringSummer 2026. Langkah ini memberikan kesempatan bagi pecinta film dan mode untuk memiliki produk yang menggabungkan seni, sejarah perfilman, dan desain mode terkini.
Gaya Bandara Callum Turner
Dalam penampilan di bandara, Callum Turner memadukan tas ikonik tersebut dengan hoodie biru tua, jeans usang, dan kacamata hitam yang menambah kesan effortless dalam perjalanan panjang selama 22 jam. Selain tas crossbody, ia juga membawa koper dan garment bag Louis Vuitton yang mungkin menyimpan pakaian untuk acara pemutaran perdana film terbarunya, One Night Only.
Signifikansi Pilihan Mode
Pilihan bagasi yang tidak hanya fashionable tetapi juga sarat makna ini menunjukkan perhatian Callum Turner terhadap detail dan keinginan untuk menggabungkan elemen seni dan mode dalam penampilannya. Koleksi yang terinspirasi dari film dan dihidupkan kembali oleh figur penting di dunia mode seperti Pharrell Williams menambah nilai historis dan estetis pada benda sehari-hari seperti tas bandara.














Tinggalkan Balasan