Media Kampung, Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) resmi meluncurkan layanan Tabungan Emas digital yang dapat diakses melalui aplikasi myBCA dan situs web myBCA. Layanan ini memungkinkan nasabah untuk membeli dan menjual emas secara real time dengan proses yang mudah dan aman tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Fitur dan Keunggulan Tabungan Emas di myBCA
Melalui layanan Tabungan Emas, nasabah dapat membuka rekening emas secara digital melalui menu investasi di aplikasi myBCA atau situs web myBCA. Setelah rekening aktif, transaksi pembelian maupun penjualan emas dapat dilakukan kapan saja secara langsung dan tercatat secara digital dalam riwayat transaksi.
Wakil Presiden Direktur BCA, John Kosasih, menyatakan bahwa layanan ini merupakan upaya strategis BCA untuk memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas yang kini bisa dilakukan dengan lebih praktis dan aman melalui platform digital.
Kolaborasi dengan Pegadaian dan Ekosistem Emas Terpadu
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menjelaskan bahwa Pegadaian telah memiliki ekosistem layanan emas yang komprehensif, meliputi tabungan emas, deposito emas, titip emas, dan pinjaman modal kerja berbasis emas. Kapasitas vault emas Pegadaian mencapai 100 ton, mendukung pengelolaan bullion yang aman.
Kolaborasi dengan BCA dinilai memiliki potensi besar terutama karena dukungan teknologi digital dari BCA yang dapat memperluas jangkauan layanan emas kepada nasabah secara lebih efisien dan modern.
Manfaat dan Dampak bagi Nasabah
Layanan Tabungan Emas digital ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi emas tanpa harus mengunjungi kantor cabang. Transaksi yang tercatat secara digital memberikan transparansi dan kemudahan dalam memantau aktivitas investasi emas. Dengan fitur real time, nasabah dapat menyesuaikan pembelian dan penjualan emas sesuai kebutuhan secara cepat.
Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat komitmen BCA dalam menyediakan solusi finansial yang beragam serta mendukung inklusi investasi digital di Indonesia.















Tinggalkan Balasan