Media Kampung – Lima klub dari negara ASEAN berhasil menembus fase liga AFC Champions League Elite musim 2026-2027, menunjukkan kemajuan kompetisi klub di kawasan Asia Tenggara. Namun, Indonesia masih belum berhasil mengirim wakilnya ke kompetisi elit tersebut dalam 15 tahun terakhir.

Klub asal Vietnam, Cong An Ha Noi FC (CAHN), menjadi salah satu yang mencetak sejarah dengan lolos ke fase liga setelah mengalahkan Adelaide United dari Australia dengan skor 2-0 pada babak play off regional timur. Pertandingan berlangsung di Stadion Hindmarsh, Adelaide, pada 11 Agustus 2026. Gol kemenangan CAHN dicetak oleh David Henen dan Brayan Perea.

Baca juga:

Keberhasilan ini sangat berarti bagi Vietnam, yang sebelumnya terakhir mengirim wakilnya pada Liga Champions Asia 2023-2024 melalui Hanoi FC. Meski saat itu Hanoi FC gagal lolos ke fase grup, kini Vietnam kembali memiliki wakil di kompetisi klub Asia dengan format baru AFC Champions League Elite.

Selain Vietnam, empat klub lain dari ASEAN juga berhasil lolos ke fase liga AFC Champions League Elite, memperlihatkan peningkatan performa dan daya saing klub-klub di kawasan ini. Namun, Indonesia belum mampu mengikuti jejak tersebut selama lebih dari satu dekade.

Baca juga:

Situasi ini menjadi sorotan mengingat potensi besar sepak bola Indonesia dan jumlah klub yang aktif berkompetisi di tingkat nasional dan regional. Ketiadaan wakil Indonesia di kompetisi elite Asia selama 15 tahun menandakan perlunya evaluasi dan pengembangan lebih serius dari manajemen klub dan federasi sepak bola nasional agar dapat bersaing di level yang lebih tinggi.

Di sisi lain, Timnas Indonesia juga menghadapi tantangan di ajang ASEAN Championship 2026. Setelah mengalami kekalahan 0-3 dari Vietnam, posisi Timnas Indonesia di Grup A menjadi terancam, dengan peluang lolos ke semifinal yang semakin sulit. Pertandingan penentuan melawan Singapura pada 7 Agustus 2026 di Stadion Jalan Besar menjadi momen krusial untuk menentukan nasib Timnas Indonesia di turnamen tersebut.

Baca juga:

Singapura memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan hanya membutuhkan hasil minimal imbang untuk memastikan tiket semifinal. Kondisi ini menambah tekanan bagi Timnas Indonesia yang harus berjuang maksimal untuk melanjutkan langkah di kejuaraan regional tersebut.

Kesuksesan klub-klub ASEAN dalam menembus AFC Champions League Elite sekaligus menjadi cerminan perkembangan sepak bola kawasan, sekaligus tantangan bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas kompetisi dan performa klub agar bisa kembali bersaing di tingkat Asia secara lebih konsisten.