Media Kampung, Bangkok – Thailand memastikan tempat di babak semifinal ASEAN Championship 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Myanmar pada laga terakhir Grup B yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Sabtu (8/8/2026). Dua gol penalti yang dicetak Worachit Kanitsribampen dan Jehhanafee Mamah membawa Thailand meraih 12 poin sempurna dan memuncaki klasemen grup.
Dalam pertandingan tersebut, Thailand memanfaatkan kesalahan pemain Myanmar yang melakukan handsball di kotak penalti, sehingga wasit asal Jepang memberikan dua penalti yang berhasil dieksekusi menjadi gol. Meski sempat dilakukan pengecekan VAR, keputusan wasit tetap menguntungkan Thailand, yang akhirnya memastikan langkah mereka ke semifinal menghadapi Singapura, tim yang sebelumnya menyingkirkan Timnas Indonesia.
Namun, kemenangan Thailand ini disertai kontroversi. Pelatih Myanmar mengkritik keputusan wasit yang dinilai bias terhadap Thailand, terutama dalam pemberian penalti. Tuduhan ini muncul menyusul kegagalan Myanmar melaju ke semifinal setelah hasil ini. Sementara itu, Timnas Indonesia yang juga mengalami keputusan wasit kontroversial pada laga fase grup melawan Singapura, gagal melanjutkan ke babak semifinal usai hasil imbang 1-1.
Timnas Indonesia sempat unggul melalui gol Ragnar Oratmangoen namun disamakan Ilhan Fandi. Pelatih Indonesia, John Herdman, memilih untuk tidak berkomentar terkait keputusan wasit asal Oman yang dianggap merugikan timnya, seperti membatalkan kartu merah untuk pemain Singapura dan mengabaikan potensi pelanggaran di kotak penalti.
Di sisi lain, Myanmar sempat tampil impresif dengan kemenangan telak 7-2 atas Laos pada laga sebelumnya, memperbesar peluang mereka lolos ke semifinal. Namun, harapan itu pupus setelah kalah dari Thailand yang tampil sebagai tuan rumah dan bermain agresif sepanjang pertandingan.
Dengan hasil ini, Thailand akan menghadapi Singapura di babak semifinal, sementara Malaysia yang menjadi runner-up Grup B juga berpeluang melaju lebih jauh. Sementara itu, Timnas Indonesia harus menyiapkan diri untuk ajang berikutnya setelah kegagalan di ASEAN Championship 2026.














Tinggalkan Balasan