Media Kampung – Rutin berolahraga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kebugaran, tetapi juga dapat meningkatkan harapan hidup. Sebuah penelitian jangka panjang yang dilakukan di Denmark menunjukkan bahwa beberapa jenis olahraga dapat menambah harapan hidup hingga hampir 10 tahun dibandingkan dengan orang yang tidak aktif bergerak.

Penelitian ini merupakan bagian dari Copenhagen City Heart Study, yang dimulai pada 1991 dan melibatkan 8.577 peserta yang dipantau selama sekitar 25 tahun. Studi ini menilai hubungan antara aktivitas fisik dan angka kematian, serta menemukan bahwa olahraga secara konsisten berkaitan dengan usia harapan hidup yang lebih panjang.

Baca juga:

Jenis Olahraga dengan Manfaat Terbesar terhadap Harapan Hidup

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di Mayo Clinic Proceedings pada 2018, berikut adalah olahraga yang dikaitkan dengan peningkatan harapan hidup:

  • Tenis: tambahan harapan hidup sekitar 9,7 tahun
  • Bulu tangkis: tambahan sekitar 6,2 tahun
  • Sepak bola: tambahan sekitar 4,7 tahun
  • Bersepeda: tambahan sekitar 3,7 tahun
  • Berenang: tambahan sekitar 3,4 tahun
  • Jogging: tambahan sekitar 3,2 tahun
  • Senam: tambahan sekitar 3,1 tahun
  • Aktivitas di klub kebugaran: tambahan sekitar 1,5 tahun

Perlu dicatat bahwa angka-angka tersebut menunjukkan hubungan (asosiasi) antara olahraga dan harapan hidup, bukan bukti sebab-akibat langsung.

Baca juga:

Peran Interaksi Sosial dalam Olahraga

Pakar dari Blue Zones, Dan Buettner, menilai bahwa olahraga seperti tenis dan bulu tangkis memberikan manfaat lebih karena biasanya dilakukan secara berkelompok. Aktivitas ini tidak hanya melibatkan fisik tetapi juga mendorong interaksi sosial yang dapat mengurangi rasa kesepian, faktor yang diketahui meningkatkan risiko penyakit dan kematian dini.

Anjuran Kementerian Kesehatan RI

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menekankan pentingnya menjaga tubuh tetap aktif setiap hari, baik melalui olahraga maupun aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, menaiki tangga, berkebun, atau peregangan. Rekomendasi yang diberikan adalah melakukan 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang atau 75 menit intensitas berat setiap minggu, dengan peningkatan intensitas secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Baca juga:

Contoh Aktivitas Fisik Intensitas Sedang

  • Jalan cepat
  • Berenang santai
  • Bersepeda di bawah 15 km/jam
  • Menari
  • Berkebun
  • Tenis ganda

Contoh Aktivitas Fisik Intensitas Tinggi

  • Lari
  • Hiking sambil membawa beban
  • Zumba
  • Tenis tunggal
  • Lompat tali

Dengan rutin berolahraga dan bergerak aktif sesuai kemampuan, seseorang dapat menjaga kesehatan tubuh dan berpotensi meningkatkan kualitas dan durasi hidup.