Media Kampung, Probolinggo – Kebakaran hutan terjadi di kawasan Gunung Bromo, tepatnya di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemadaman api secara manual di lokasi kejadian.
Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun dampak dari kebakaran dan luas area yang terbakar masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Petugas dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan upaya pemadaman dengan cara manual yang dikenal dengan metode gepyok.
Penutupan Jalur Wisata
Menanggapi kebakaran yang terjadi di wilayah Blok Bantengan, Balai Besar TNBTS mengambil langkah dengan menutup sementara tiga jalur wisata utama. Jalur yang ditutup meliputi pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang. Penutupan ini diberlakukan mulai Senin (3/8) pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyatakan bahwa penutupan jalur tersebut bertujuan untuk memperlancar proses pemadaman api sekaligus menjamin keselamatan para wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Akses Wisata yang Tetap Dibuka
Meski tiga jalur utama ditutup, wisatawan masih dapat mengakses kawasan Gunung Bromo melalui pintu masuk Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, pengunjung hanya diperbolehkan berwisata hingga kawasan Lautan Pasir dan tidak diizinkan memasuki area Savana guna menghindari risiko bahaya akibat kebakaran hutan yang sedang berlangsung.
Imbauan Keselamatan
Rudijanta juga mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama beraktivitas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Penggunaan api harus diperhatikan secara ketat demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.
Sementara itu, Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, menjelaskan bahwa hingga saat ini belum dapat dipastikan luas area yang terdampak kebakaran. Fokus utama tim saat ini adalah proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, tim akan melakukan pengukuran untuk mengetahui luas area terdampak kebakaran.
Informasi Tambahan
Kebakaran hutan di Gunung Bromo merupakan peristiwa yang berdampak langsung pada sektor pariwisata dan lingkungan di kawasan TNBTS. Penutupan jalur wisata dan pembatasan akses di beberapa area diharapkan dapat mempercepat proses penanganan serta mengurangi risiko terhadap pengunjung dan lingkungan sekitar.
Pengunjung dan masyarakat di sekitar kawasan diharapkan untuk tetap waspada serta mengikuti arahan resmi dari Balai Besar TNBTS dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur selama situasi kebakaran berlangsung.















Tinggalkan Balasan