Media Kampung, Tangerang Selatan – Sejumlah peserta Tangsel Fun Walk Run Festival 2026 mengungkapkan kekecewaan dan melakukan protes terkait tidak dibagikannya medali finisher dalam ajang lari 5 kilometer yang berlangsung di kawasan Car Free Day BSD, Kota Tangerang Selatan, Minggu (28/8/2026). Keluhan juga muncul terkait perubahan jadwal pengambilan race pack, antrean panjang, serta tidak terealisasinya doorprize yang sebelumnya dijanjikan oleh penyelenggara.

Keluhan Peserta dan Kronologi Kejadian

<pPeserta menyampaikan protes secara terbuka menggunakan mikrofon di lokasi acara, menilai penyelenggara tidak memenuhi hak mereka sebagai peserta. Salah satu alasan yang disampaikan panitia adalah medali masih dalam perjalanan dari Bandung dan belum sampai di lokasi acara. Namun, tidak ada penjelasan resmi dari panitia yang membuat peserta bertahan berharap medali akan segera didistribusikan. Hingga acara selesai, medali tidak kunjung dibagikan sehingga banyak peserta pulang dengan rasa kecewa.

Baca juga:

Selain masalah medali, peserta juga mengeluhkan perubahan jadwal pengambilan race pack. Awalnya dijadwalkan selama dua hari yakni Jumat dan Sabtu, namun kemudian hanya dapat diambil pada hari Sabtu saja, menyebabkan antrean panjang dan ketidaknyamanan. Doorprize yang menjadi bagian dari fasilitas promosi juga tidak terealisasi, memperburuk kekecewaan peserta.

Penjelasan Dispora Kota Tangerang Selatan

Kepala Bidang Keolahragaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan, Deden Umaidi, menegaskan bahwa Tangsel Fun Walk Run bukan program resmi pemerintah kota maupun Dispora. Kegiatan tersebut sepenuhnya diselenggarakan oleh Event Organizer (EO) Terang Kreasi, yang telah mengajukan perizinan kepada Dispora dan Polres Tangerang Selatan.

Baca juga:

Deden menambahkan, Dispora akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengajuan penyelenggaraan event olahraga, termasuk rekam jejak EO, konsep acara, kesiapan operasional, jumlah peserta, aspek pengamanan, dan pemenuhan fasilitas yang dijanjikan. Penyelenggara yang tidak memenuhi standar akan dimasukkan dalam daftar hitam agar tidak diberikan izin kembali.

Implikasi dan Tindakan Lanjutan

Kasus ini menjadi perhatian penting untuk memastikan perlindungan terhadap masyarakat dan menjaga kredibilitas penyelenggaraan event olahraga di Kota Tangerang Selatan. Keluhan peserta menunjukkan perlunya pengawasan ketat terhadap EO yang beroperasi di wilayah tersebut agar tidak menimbulkan kekecewaan dan kerugian bagi masyarakat.

Baca juga:

Beberapa peserta bahkan mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum, menunjukkan tingkat ketidakpuasan yang cukup serius. Dispora pun berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.

Fasilitas yang Dijanjikan dalam Promosi

  • Race pack
  • Refreshment
  • Doorprize
  • Medali finisher

Namun, dalam pelaksanaan, beberapa fasilitas tersebut gagal dipenuhi oleh penyelenggara, yang menjadi sumber utama protes peserta.