Media Kampung, Taipei – Pebulutangkis muda India, Tanvi Sharma, berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar BWF World Tour pertamanya usai menaklukkan wakil Vietnam, Thuy Linh Nguyen, dalam partai final tunggal putri Taipei Open 2026. Bertanding di Taipei Arena, Taiwan, Tanvi yang baru berusia 17 tahun menunjukkan performa dominan dengan skor 21-16, 21-16 dalam waktu 36 menit.

Kemenangan ini menjadi puncak dari minggu yang luar biasa bagi Tanvi, yang sebelumnya sempat menjadi runner-up di US Open Super 300 tahun lalu. Di bawah asuhan pelatih Park Tae-sang, mantan pelatih PV Sindhu, Tanvi dikenal dengan gaya menyerang yang agresif dan konsistensi tinggi di level internasional.

Baca juga:

Prestasi Tanvi juga mencakup sejarah sebagai pemain India pertama yang meraih dua medali di satu ajang BWF World Junior Championships, yakni perak di tunggal putri dan perunggu di nomor tim campuran. Ia juga berkontribusi dalam keberhasilan tim India meraih medali emas pertama mereka di Asian Team Championships.

Selain itu, Tanvi sebelumnya menempati posisi runner-up di Odisha Masters dan Guwahati Masters, yang membantunya menembus peringkat 35 dunia. Di Taipei Open 2026, Tanvi juga memecahkan rekor sebagai finalis termuda dalam sejarah turnamen tersebut, mengungguli rekor Lee Yong Dae yang bertahan sejak 2006.

Baca juga:

Di sektor ganda putra, pasangan Indonesia Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke final. Mereka akan menghadapi pasangan baru Malaysia, Aaron Chia dan Aaron Tai, dalam pertandingan puncak yang dijadwalkan berlangsung di Taipei Arena. Leo dan Daniel melaju ke final usai mengalahkan wakil Jepang dengan skor 21-18, 21-10.

Leo mengakui perjuangan ketat menghadapi lawan, namun percaya diri menghadapi pasangan Malaysia yang memiliki kemampuan individu tinggi dan ketenangan di lapangan. Final Taipei Open 2026 ini menjadi ajang penting bagi para pemain muda yang menunjukkan potensi besar di kancah bulu tangkis dunia.

Baca juga:

Dengan total hadiah sebesar 250.000 dolar Amerika Serikat, turnamen Super 300 ini menjadi salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai negara, sekaligus menjadi batu loncatan penting menuju level tertinggi dalam dunia bulu tangkis.

Kesuksesan Tanvi Sharma dan kemajuan Leo/Daniel memberikan harapan besar bagi masa depan bulu tangkis India dan Indonesia di kancah internasional, terutama di kalangan pemain muda yang terus menunjukkan prestasi gemilang.