Media Kampung – Era Group B dalam kejuaraan reli dunia pada 1980-an dikenal sebagai masa paling ekstrem dalam sejarah motorsport. Porsche, dengan reputasi kuat di balap ketahanan, memanfaatkan regulasi Group B untuk mengembangkan teknologi balap dan supercar masa depan.

Group B yang diperkenalkan FIA pada 1982 memberikan kebebasan teknologi bagi pabrikan, dengan syarat homologasi 200 unit mobil jalan raya. Porsche memulai kiprahnya dengan Porsche 911 SC RS pada 1984, mobil RWD dengan mesin naturally aspirated 3.000 cc bertenaga 290 dk yang sukses meraih kemenangan di Kejuaraan Reli Eropa.

Baca juga:

Inovasi Porsche 959 dan Teknologi AWD Canggih

Proyek utama Porsche di Group B adalah Porsche 959, yang dikembangkan sebagai supercar paling canggih pada zamannya. Ditenagai mesin flat-six 2.850 cc twin-turbo dengan tenaga lebih dari 450 dk, 959 menggunakan bodi berbahan Kevlar dan aluminium serta sistem penggerak empat roda cerdas bernama Porsche-Steuer-Kupplung (PSK). Sistem ini mampu membagi torsi secara elektronik antara roda depan dan belakang sesuai kondisi traksi, menjadikan 959 sebagai pelopor teknologi AWD modern.

Uji Ketangguhan di Reli Paris-Dakar

Karena pengembangan 959 memakan waktu lama, Porsche menguji teknologi dan ketangguhan mobilnya di Reli Paris-Dakar yang terkenal brutal. Dengan prototipe Porsche 953, dan kemudian 959, Porsche berhasil menempatkan mobilnya di posisi 1 dan 2 pada edisi 1986, membuktikan keandalan teknologi AWD dan elektronik mereka di medan ekstrem.

Baca juga:

Pembatalan Group B dan Warisan Porsche

Sayangnya, kecelakaan fatal pada musim 1986 menyebabkan pembatalan mendadak kategori Group B oleh badan pengawas balap, sehingga Porsche 959 tidak sempat berlaga penuh di WRC melawan rival seperti Audi Sport Quattro S1 dan Peugeot 205 T16. Meski demikian, teknologi yang dikembangkan Porsche di era ini tidak sia-sia. Porsche 959 menjadi dasar pengembangan supercar modern, dan sistem penggerak AWD cerdasnya menjadi fondasi bagi jajaran Porsche 911 Turbo dan Carrera 4 berikutnya.

Era Group B memang singkat dan penuh risiko, tetapi kontribusi Porsche dalam pengembangan teknologi balap dan kendaraan jalan raya berpengaruh besar hingga saat ini.

Baca juga: