Media Kampung – DPR melalui Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan dalam mengusut dugaan keterlibatan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman, dalam kasus narkotika. Abdullah meminta agar Polri tidak melakukan tebang pilih dalam proses penyidikan agar tidak menimbulkan keraguan di masyarakat.
Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Abdullah menekankan bahwa proses hukum harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, terutama karena kasus ini melibatkan anggota kepolisian yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba. Ia mengingatkan agar tidak ada perlakuan istimewa terhadap aparat yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika.
“Polri harus mengusut tuntas kasus ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi dan jangan ada perlakuan khusus terhadap anggota yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba,” ujar Abdullah dalam keterangannya di Jakarta.
Sanksi Tegas bagi Pelaku
Jika dugaan keterlibatan terbukti, Abdullah menegaskan bahwa sanksi tidak hanya sebatas pemecatan dari kepolisian, tetapi juga harus dilanjutkan dengan proses pidana sesuai ketentuan hukum. Hal ini penting untuk memberikan efek jera dan menunjukan komitmen Polri dalam memberantas narkoba tanpa kompromi.
Momentum Pembenahan Internal Polri
Kasus ini dianggap sebagai momentum penting bagi Polri untuk melakukan evaluasi dan pembenahan internal. Abdullah mengingatkan bahwa upaya pemberantasan narkoba akan sulit berhasil jika masih ada oknum aparat yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika.
Oleh karena itu, penyidikan harus dilakukan secara profesional, terbuka, dan tanpa pandang bulu agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.
Perkembangan Penyelidikan Kasus
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah mengamankan AKP Pardiman bersama enam anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan serta seorang personel Polda Aceh. Mereka diduga terlibat dalam peredaran gelap narkotika, penyalahgunaan narkotika, dan penyalahgunaan kewenangan dalam penanganan perkara narkoba.
Pemeriksaan terhadap anggota Polres Tangerang Selatan terus berlangsung, meskipun Wakapolres Tangerang Selatan menyatakan belum menerima informasi lengkap terkait kasus tersebut.
Menjaga Kepercayaan Publik
Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan aparat penegak hukum yang memiliki peran vital dalam pemberantasan narkoba. Penanganan yang transparan dan adil menjadi kunci untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan memastikan tidak ada oknum yang menyalahgunakan jabatan mereka.














Tinggalkan Balasan