Media Kampung, Malang – Kabupaten Malang akan menjadi tuan rumah Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pertama di Jawa Timur. Proyek strategis nasional ini direncanakan dibangun di Kelurahan Dampit, Kecamatan Dampit, dengan nilai investasi mencapai Rp280 miliar yang seluruhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, mengungkapkan bahwa pembangunan SNT merupakan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. “Pusat menyediakan pembiayaan untuk pendirian gedung hingga operasional, sedangkan daerah menyediakan lahan,” ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Lahan yang disiapkan seluas 18 hektare dan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Malang. Setelah melalui verifikasi tim pusat, lahan di Dampit dinilai paling representatif dibandingkan opsi lokasi lain yang sempat diajukan. Pemilihan Dampit juga bertujuan mendorong pemerataan pembangunan agar tidak terpusat di kawasan lingkar kota.
Fasilitas dan Kurikulum Berstandar Global
SNT dirancang sebagai kampus terpadu yang menggabungkan jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dalam satu kawasan non-asrama. Fasilitas yang disediakan meliputi laboratorium modern dan sarana olahraga yang juga dapat dimanfaatkan sekolah-sekolah di sekitarnya.
Berbeda dengan Sekolah Rakyat (SR) yang tanpa seleksi, SNT menerapkan sistem penerimaan berbasis tes. Calon siswa wajib lulus seleksi akademis karena sekolah ini bertujuan mencetak lulusan berkualifikasi global. Selain kurikulum nasional, siswa akan dibekali kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan Mandarin.
Biaya pendidikan dan fasilitas di SNT sepenuhnya gratis, namun prioritas utama diberikan kepada masyarakat Kabupaten Malang dari 33 kecamatan. “Sekolah ini diutamakan untuk warga Kabupaten Malang, tapi harus melalui tes,” tegas Tomie.
Tahapan Pembangunan
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Malang tengah mengejar penyelesaian dokumen administrasi yang dipersyaratkan kementerian terkait. Salah satu syarat penting adalah surat dukungan dari DPRD Kabupaten Malang yang telah diperoleh.
Jika seluruh proses berjalan lancar, peletakan batu pertama (groundbreaking) ditargetkan sebelum akhir tahun 2026. Operasional kegiatan belajar mengajar dan penerimaan peserta didik baru dijadwalkan pada pertengahan 2027, bertepatan dengan tahun ajaran baru.
Kehadiran SNT di Dampit diharapkan menjadi katalis peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur, sekaligus membuka akses pendidikan bermutu bagi masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Malang.















Tinggalkan Balasan