Media Kampung – Marc Cucurella menjadi salah satu pemain kunci yang tidak tergantikan sepanjang perjalanan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bek kiri berusia 27 tahun itu tampil penuh dalam setiap pertandingan, menunjukkan konsistensi luar biasa baik dalam bertahan maupun menyerang.
Pelatih Luis de la Fuente mempertahankan Cucurella sebagai starter di semua laga, mulai dari fase grup hingga final melawan Argentina. Keputusan itu terbukti tepat. Cucurella mencatatkan dua assist, termasuk umpan silang akurat yang membantu Mikel Oyarzabal mencetak brace saat Spanyol mengalahkan Austria 3-0 di babak 32 besar. Ia juga nyaris mencetak gol, namun dianulir wasit.
Secara defensif, Cucurella menjadi andalan dalam melakukan recoveries dan duel satu lawan satu. Kemampuannya membaca permainan membuat sisi kiri pertahanan Spanyol sulit ditembus lawan. Sepanjang turnamen, Spanyol hanya kebobolan satu gol, dan kontribusi Cucurella menjadi bagian penting dari catatan impresif tersebut.
Konsistensi Cucurella di Piala Dunia 2026 melanjutkan performa gemilangnya sejak Euro 2024, di mana ia juga menjadi starter dan membantu Spanyol juara. Namun, di Euro 2024 ia sempat digantikan pada beberapa momen, sementara di Piala Dunia 2026 ia tidak pernah absen satu menit pun.
Kontroversi Status Klub Cucurella
Di luar lapangan, status klub Cucurella dalam daftar resmi FIFA menjadi sorotan. Real Madrid mengumumkan perekrutan Cucurella pada 15 Juni 2026, tetapi kontraknya bersama Chelsea baru berakhir pada 1 Juli 2026. Karena Piala Dunia dimulai sebelum 1 Juli, FIFA mencatat Cucurella sebagai pemain Chelsea dalam daftar resmi tim juara. Akibatnya, Real Madrid secara resmi tidak memiliki perwakilan di skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026, meskipun klub sempat ikut merayakan gelar tersebut.
Kabar ini menjadi pukulan bagi Madrid, namun tidak mengurangi peran penting Cucurella bagi Spanyol. Ia tetap akan bergabung dengan Los Blancos setelah turnamen usai.
Pujian untuk Konsistensi
Analis sepak bola menilai Cucurella sebagai salah satu pemain paling konsisten di Piala Dunia 2026. Ia tidak hanya solid secara defensif, tetapi juga aktif membantu serangan. Dua assistnya menjadi bukti kontribusi ofensif yang seimbang.
Bersama Unai Simon dan Pau Cubarsi, Cucurella menjadi trio pemain yang tidak pernah digantikan oleh De la Fuente. Simon meraih Golden Glove setelah hanya kebobolan satu gol, sementara Cubarsi dinobatkan sebagai pemain muda terbaik turnamen.
Dengan performa seperti ini, Cucurella diprediksi akan menjadi andalan utama Real Madrid di musim mendatang, sekaligus tetap menjadi pilar penting bagi Timnas Spanyol dalam turnamen-turnamen selanjutnya.














Tinggalkan Balasan