Media Kampung, Jakarta — Pemain sayap berusia 19 tahun, Luke Anthony Vickery, resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, pada Kamis (16/7/2026). Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dan disaksikan oleh Wakil Duta Besar RI untuk Australia serta Konsul Jenderal RI di Sydney.

Luke memiliki garis keturunan Indonesia dari nenek pihak ibunya, Hetty Nanda, yang lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 3 Desember 1937. Latar belakang tersebut menjadi dasar hukum naturalisasinya. Sebelumnya, ia diusulkan oleh PSSI melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga pada awal 2026, dan setelah melalui seleksi administrasi serta kajian tim pemeriksa pemberian kewarganegaraan lintas kementerian, ia dinyatakan layak.

Baca juga:

Setelah resmi menjadi WNI, Luke langsung menyatakan ambisinya untuk membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2030. “Saya bersama tim siap membawa Indonesia tampil pada Piala Dunia 2030,” ujarnya dalam keterangan resmi Kementerian Hukum. Pernyataan ini sejalan dengan harapan Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat Indonesia yang mendambakan kehadiran Garuda di ajang sepak bola tertinggi dunia.

Baca juga:

Luke saat ini bermain untuk Macarthur FC di A-League Australia. Pada musim lalu, ia mencatatkan 30 penampilan dengan torehan 7 gol dan 3 assist. Klubnya pun menyambut positif naturalisasi ini melalui unggahan resmi yang menyatakan bahwa pemain sayap berusia 20 tahun (menurut data klub) itu kini layak memperkuat Timnas Indonesia.

Baca juga:

Debut Luke bersama skuad Garuda diperkirakan akan terjadi pada turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung September mendatang. Kehadirannya diharapkan dapat menambah daya gedor lini depan Timnas Indonesia yang tengah bersiap menghadapi berbagai kompetisi internasional menuju Piala Dunia 2030.