Media Kampung, LondonAlexander Zverev akan menantang Jannik Sinner di final Wimbledon 2026, Minggu (12/7/2026). Partai puncak ini mempertemukan dua unggulan teratas di All England Club.

Zverev, yang baru saja memenangkan gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka 2026, berpeluang meraih gelar kedua secara beruntun. Namun, ia harus menghadapi Sinner yang merupakan juara bertahan Wimbledon dan sedang dalam performa impresif.

Sinner, petenis Italia berusia 24 tahun, belum pernah kalah dalam sembilan final terakhirnya. Ia juga memiliki rekor head-to-head yang dominan atas Zverev dengan sembilan kemenangan beruntun, termasuk enam pertemuan terakhir yang berakhir straight set.

Di semifinal, Sinner tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic 6-4, 6-4, 6-4 tanpa menghadapi satu pun break point. Sementara Zverev mengalahkan petenis tuan rumah Arthur Fery 7-6(0), 6-2, 6-4 untuk lolos ke final pertamanya di Wimbledon.

Zverev menjadi petenis tertua di Era Open yang mencapai final keempat Grand Slam berbeda. Namun, ia belum pernah memenangkan satu pun turnamen di permukaan rumput, sementara Sinner adalah spesialis rumput setelah mengalahkan Carlos Alcaraz di final tahun lalu.

“Sinner jelas pemain terbaik di dunia saat ini, terutama dengan absennya Alcaraz karena cedera,” kata Greg Rusedski, mantan petenis nomor satu Inggris. “Tapi Zverev akan membuat final ini menjadi pertarungan sengit.”

Final akan dimulai pukul 16.00 waktu setempat di Centre Court. Sinner diunggulkan dengan probabilitas 80% untuk mempertahankan gelar, menurut pasar prediksi Kalshi.