Media Kampung, Madiun — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Berdasarkan dokumen Kajian Risiko Bencana, terdapat 71 desa di 13 kecamatan yang masuk kategori rawan kekeringan.

Tiga belas kecamatan tersebut meliputi Balerejo, Dagangan, Dolopo, Geger, Gemarang, Jiwan, Kebonsari, Madiun, Mejayan, Pilangkenceng, Saradan, Wonoasri, dan Wungu. Potensi kekeringan tertinggi berada di wilayah selatan, terutama Kecamatan Dagangan dan Dolopo.

Sekretaris BPBD Kabupaten Madiun, Ageng Kurnia Wijayanto, menyatakan hingga 9 Juli 2026 kondisi di lapangan masih aman. “Sejauh ini Alhamdulillah potensi terjadinya kekeringan masih dalam tahap aman. Artinya belum ada yang sifatnya bencana kekeringan atau wilayah yang dilanda kekeringan ini risikonya atau dampaknya tinggi ataupun sangat berpengaruh terhadap masyarakat. Jadi masih dalam tahap atau dalam taraf yang relatif aman,” ujar Ageng.

Meski demikian, BPBD terus melakukan pemantauan di seluruh 15 kecamatan. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat juga digencarkan, termasuk imbauan untuk menggunakan air secara lebih efisien selama musim kemarau. “Memasuki musim kemarau akan lebih baik kalau penggunaan air bersih, baik skala rumah tangga maupun di luar kebutuhan pokok, lebih diefisiensikan dan diefektifkan,” tambahnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD telah menyiapkan tandon air berkapasitas besar sejak satu bulan sebelum musim kemarau. BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Perumda Air Minum (PDAM) untuk penyediaan air bersih. “Untuk tandon Insyaallah kami siap. Sedangkan untuk air kami bersinergi dengan rekan-rekan di Damkar dan PDAM,” ungkap Ageng.

BPBD juga didukung relawan yang siap memberikan informasi mengenai potensi maupun kejadian bencana di wilayah masing-masing. Masyarakat yang mulai mengalami indikasi kekeringan atau kesulitan air bersih diimbau segera melapor ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Madiun yang bersiaga 24 jam.