Media Kampung, Spesialis pengobatan tidur, Shelby Harris, mengingatkan bahwa kebiasaan minum air terlalu banyak menjelang tidur dapat mengganggu kualitas istirahat malam. Ia menyarankan agar orang mengatur asupan cairan sepanjang hari, bukan minum dalam jumlah besar sesaat sebelum tidur.

“Beberapa orang tidak minum cukup air di siang hari, sehingga saat malam tiba mereka merasa sangat haus. Saya menganjurkan untuk minum air di siang hari agar tidak minum banyak di malam hari,” ujar Harris, seperti dikutip dari Surrey Live.

Ia juga merekomendasikan minum air putih pada pagi hari setelah bangun tidur untuk mengatasi dehidrasi yang terjadi selama tidur.

Peringatan serupa datang dari Dr. Holly Milling, spesialis tidur lainnya. Menurutnya, kurang tidur akibat kebiasaan minum sebelum tidur dapat menyebabkan seseorang kesulitan membuat keputusan sehat keesokan harinya, termasuk dalam hal diet dan olahraga.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan risiko penyakit kronis. Pada pria, kurang tidur meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, sedangkan pada wanita dapat meningkatkan risiko osteoporosis.

Pakar dari Silentnight menambahkan bahwa stres modern turut memperburuk masalah tidur. Mereka menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang kondusif serta menjaga kesehatan mental melalui relaksasi untuk mendukung istirahat berkualitas.