Media Kampung, Palembang — Satuan Kerja Perangkat Jalan Nasional (Satker PJN) II Sumatera Selatan menerapkan teknologi beton fast track 24 jam dalam perbaikan ruas Jalan Muara Enim-Simpang Sugihwaras. Langkah ini diambil untuk menghindari kemacetan panjang di jalur logistik yang padat.
Kepala Satker PJN II Sumsel, Mardalena, menjelaskan bahwa dengan metode konvensional, masyarakat harus menunggu hingga 28 hari sebelum jalan bisa dilintasi. Namun, dengan beton fast track 24 jam, jalur dapat langsung dibuka untuk lalu lintas hanya sehari setelah pengecoran.
“Begitu Minggu atau Senin sudah dicor, harusnya satu hari berikutnya sudah bisa dibuka open traffic. Kami kondisikan dari perencanaan menggunakan beton fast track 24 jam supaya besoknya sudah bisa digunakan masyarakat,” ujar Mardalena.
Pekerjaan efektif saat ini difokuskan pada STA 19 arah Sugihwaras. Karena kondisi geografis yang ekstrem — diapit jurang dan pagar pemukiman — metode kerja dilakukan per satu lajur dengan sistem buka-tutup. Petugas flagmen disiagakan 24 jam dan berkoordinasi dengan kepolisian setempat.
Proyek ini sebelumnya sempat terkendala kelangkaan solar industri dan fluktuasi harga aspal global. Namun, PJN II memastikan kendala telah teratasi dengan memperluas jaringan distributor.
Hingga 6 Juli 2026, progres fisik perbaikan jalan mencapai 5,3 persen, deviasi positif 0,33 persen dari target. Pihak PJN II kini melakukan akselerasi sebelum memasuki masa sibuk tahun baru dan libur lebaran tahun depan. Rambu peringatan telah dipasang 300 meter sebelum lokasi pekerjaan, dan lampu selang bertenaga genset disiagakan pada malam hari.





















Tinggalkan Balasan