Media Kampung – Fantic Stealth 500 hadir sebagai motor streetfighter asal Italia yang siap menantang dominasi motor Jepang di kelas menengah. Dengan bobot ringan dan teknologi balap Moto2, motor ini menawarkan sensasi berkendara berbeda yang mengusung kekuatan serta desain khas Italia.
Fantic, meski masih kurang dikenal di Indonesia dibandingkan merek Jepang seperti Honda atau Yamaha, memiliki reputasi kuat di Eropa khususnya dalam segmen off-road. Tahun 2025 lalu, Fantic berhasil meraih gelar juara dunia tim di Moto2 berkat konsistensi pembalap Aron Canet dan Barry Baltus yang mencatatkan 13 podium sepanjang musim. Pengalaman tersebut kini dituangkan dalam pengembangan Stealth 500.
Motor ini membawa mesin single cylinder 463cc DOHC yang mampu menghasilkan tenaga hingga 45 PS pada 8.000 rpm dan torsi maksimal 42,5 Nm pada 7.000 rpm. Salah satu keunggulan utama Stealth 500 adalah bobotnya yang hanya 147 kilogram dalam kondisi tanpa bensin, menjadikannya sangat ringan untuk kelas 500cc. Bobot ringan ini mendukung kelincahan dan handling motor yang tajam sehingga mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.
Dari sisi desain, Fantic mengusung gaya agresif dan eksotis khas motor Italia. Tangki bensin ditempatkan di bawah jok untuk mencapai pusat gravitasi yang optimal, sementara rangka trellis baja dikombinasikan dengan swingarm aluminium menambah kesan kokoh dan modern. Desain tersebut tidak hanya estetis tetapi juga mendukung performa berkendara.
Fitur yang disematkan pada Stealth 500 juga sangat lengkap dengan layar TFT 5 inci yang dapat terhubung ke smartphone serta empat mode berkendara yaitu street, rain, track, dan custom. Motor ini juga dilengkapi dengan traction control dan cornering ABS, fitur yang biasanya ditemukan pada motor kelas atas, memberikan keamanan dan kenyamanan tambahan saat berkendara.
Di pasar Jepang, motor ini dibanderol sekitar 1.265.000 Yen atau sekitar 130 jutaan rupiah jika dikonversi langsung. Harga tersebut menunjukkan bahwa Stealth 500 menyasar segmen konsumen yang menginginkan eksklusivitas sekaligus performa mumpuni. Kehadiran motor ini bisa menjadi ancaman serius bagi pabrikan Jepang di kelas menengah, terutama bagi para penggemar yang mencari pengalaman berkendara berbeda dan bernuansa balap.
Dengan segala keunggulan dari sisi mesin, desain, serta fitur, Fantic Stealth 500 dianggap sebagai ‘pembunuh senyap’ yang memiliki potensi untuk mempengaruhi pasar motor streetfighter secara global. Jika motor ini resmi masuk ke Indonesia dengan harga kompetitif, tentu akan menarik perhatian para pecinta motor yang ingin tampil beda dan merasakan sensasi berkendara ala Moto2.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan