Media Kampung – 18 April 2026 | Honda resmi meluncurkan kembali model Insight sebagai kendaraan listrik (EV) yang diproduksi di China dan mulai dijual di Jepang sejak hari ini, dengan target penjualan terbatas sebesar 3.000 unit.

Model Insight EV merupakan hasil rebadge dari Honda e:NS2, yang sebelumnya dikembangkan bersama mitra China, Dongfeng, dan dirakit di pabrik Dongfeng di Wuhan.

Spesifikasi teknis Insight EV mencakup baterai berkapasitas 68,8 kWh serta motor listrik penggerak roda depan dengan output sekitar 201 horsepower, yang menjanjikan akselerasi kompetitif di segmen kendaraan listrik kelas menengah.

Harga jual Insight EV di pasar Jepang diperkirakan berada di kisaran 4,2 hingga 4,8 juta yen, menempatkannya di antara EV berharga menengah yang dapat bersaing dengan model hybrid tradisional.

Menurut laporan Carscoops pada 17 April 2026, Honda memilih strategi penjualan terbatas untuk menguji respons konsumen Jepang yang masih relatif konservatif terhadap adopsi EV murni.

Data penjualan mobil listrik di Jepang pada kuartal pertama 2026 menunjukkan pangsa pasar di bawah 2 % dari total penjualan mobil baru, sehingga Honda menganggap pendekatan hati-hati sebagai langkah yang realistis.

Seorang juru bicara Honda Jepang menegaskan, “Insight EV akan menjadi pilihan pertama bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan teknologi terpercaya dari Honda, meski diproduksi di luar negeri.”

Strategi ini juga mencerminkan perubahan dinamika industri otomotif global, di mana produsen Jepang semakin mengandalkan produksi di China untuk mengurangi biaya dan mempercepat waktu masuk pasar.

Penggunaan fasilitas produksi Dongfeng memungkinkan Honda menghemat sekitar 15 % biaya produksi dibandingkan jika memproduksi di pabrik domestik Jepang.

Target 3.000 unit diperkirakan akan tercapai dalam enam bulan pertama, dengan distribusi awal melalui dealer utama di Tokyo, Osaka, dan Nagoya.

Kondisi pasar Jepang yang masih didominasi oleh kendaraan konvensional dan hybrid memberikan ruang bagi Honda untuk memperkenalkan EV secara bertahap tanpa menimbulkan gangguan signifikan pada rantai pasokan.

Jika target tercapai, Honda berencana memperluas varian varian warna dan menambah opsi paket baterai berkapasitas lebih tinggi untuk memenuhi permintaan yang mungkin meningkat di tahun-tahun berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.