Media Kampung, Bengkulu — Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melakukan pemantauan lapangan terhadap implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 12 Tahun 2025 di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, pada Rabu, 8 Juli 2026. Pemantauan ini bertujuan memastikan normalisasi alur pelayaran dan percepatan distribusi logistik ke Pulau Enggano berjalan sesuai target.

Tim Kemensetneg didampingi oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Bengkulu selaku operator pelabuhan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Pulau Baai, BPTD Kelas III Bengkulu, Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, serta Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu. Pendampingan Pelindo dinilai strategis karena operator dapat memberikan gambaran langsung kondisi alur pelayaran, fasilitas sandar, dan kesiapan operasional pasca-normalisasi.

Fokus pemantauan meliputi progres pengerukan dan normalisasi alur pelayaran, kesiapan sarana prasarana pelabuhan, kelancaran distribusi logistik dan kebutuhan pokok masyarakat, serta efektivitas koordinasi antarinstansi. Tim juga meninjau area sand trap dan hasil pengerukan yang digunakan untuk menangani abrasi pantai, sesuai arahan Inpres.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyatakan kesiapan perusahaan mendukung kelancaran operasional pelabuhan dan menindaklanjuti arahan hasil pemantauan. Sementara itu, Kemensetneg menegaskan pemantauan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan pelaksanaan kebijakan Presiden agar setiap instruksi ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.

Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN seperti Pelindo diharapkan mempercepat peningkatan akses dan konektivitas Pelabuhan Pulau Baai, guna mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Pulau Enggano. Hasil pemantauan akan menjadi bahan evaluasi dan pelaporan kepada Presiden sebagai dasar langkah lanjutan, termasuk percepatan penyelesaian target penanganan keadaan tertentu dan pengembangan pelabuhan secara berkelanjutan.