Media Kampung, FIFA secara resmi menangguhkan sanksi larangan bertanding yang dijatuhkan kepada penyerang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Keputusan ini membuat Balogun tetap bisa memperkuat AS saat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7) WIB.
Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung saat AS mengalahkan Bosnia-Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar, 1 Juli lalu. Striker berusia 25 tahun itu dianggap melakukan pelanggaran berat terhadap Tarik Muharemovic. Berdasarkan regulasi FIFA, kartu merah langsung biasanya berujung pada larangan bermain otomatis selama satu pertandingan.
Namun, Komite Disiplin FIFA mengambil keputusan berbeda setelah meninjau kasus tersebut. Dalam pernyataan resminya, FIFA mengonfirmasi bahwa hukuman larangan bermain satu pertandingan tetap dijatuhkan kepada Balogun, tetapi pelaksanaannya ditangguhkan selama masa percobaan satu tahun. Penangguhan ini akan dicabut jika Balogun kembali melakukan pelanggaran serupa dengan tingkat keseriusan yang sama selama masa percobaan.
Balogun mengaku lega dengan keputusan tersebut. “Rasanya seperti naik rollercoaster. Ada banyak emosi yang muncul. Saya sempat sedih, lalu bahagia. Sejujurnya, rasanya seperti mimpi,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa insiden yang membuatnya mendapat kartu merah sama sekali tidak disengaja. “Yang paling penting adalah saya ingin menegaskan bahwa itu tidak disengaja. Saya rasa banyak orang juga melihatnya seperti itu. Menurut saya, kartu kuning sudah cukup adil,” katanya.
Keputusan FIFA disambut positif oleh kubu Amerika Serikat. Pelatih Mauricio Pochettino sejak awal menilai Balogun tidak layak mendapat kartu merah. “Menurut saya itu sama sekali bukan pelanggaran kartu merah. Tidak ada niat untuk menginjak pemain lawan. Itu adalah situasi normal yang bisa terjadi dalam sepak bola,” ujar Pochettino.
Dukungan serupa datang dari kapten tim Christian Pulisic. Ia merasa hukuman yang sempat dijatuhkan kepada rekannya terlalu berat. “Jujur saja, itu sangat disayangkan. Jika melihat kembali insidennya, hukumannya terasa berlebihan. Dia sudah banyak membantu tim ini dan kami akan terus mendukungnya,” kata Pulisic.
Kehadiran Balogun menjadi suntikan besar bagi AS. Dengan koleksi tiga gol sejauh ini, ia menjadi salah satu senjata utama Pochettino untuk menyingkirkan Belgia dan membawa AS melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026.





















Tinggalkan Balasan