Media Kampung, Kontroversi penangguhan hukuman terhadap striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, semakin memanas menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara AS dan Belgia. Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) secara resmi mempertanyakan dasar keputusan FIFA yang mengizinkan Balogun tampil, dan menilai langkah tersebut bertentangan dengan regulasi turnamen.
Balogun mendapat kartu merah langsung saat AS mengalahkan Bosnia dan Herzegovina 2-0 pada babak 32 besar. Wasit mengusir penyerang andalan AS itu pada menit ke-64 setelah insiden dengan bek Bosnia, Tarik Muharemovic. Sesuai aturan, kartu merah langsung otomatis menyebabkan skorsing pada pertandingan berikutnya.
Namun, tiga hari setelah hukuman dijatuhkan, Komite Disiplin FIFA memutuskan menangguhkan sanksi larangan bermain terhadap Balogun. Keputusan itu membuat sang striker tetap bisa memperkuat AS melawan Belgia di Seattle Stadium, Selasa (7/7) WIB.
RBFA menilai keputusan tersebut bertentangan dengan regulasi yang selama ini diterapkan FIFA. “Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA dengan jelas menyatakan bahwa kartu merah secara otomatis mengakibatkan skorsing untuk pertandingan berikutnya, sebagaimana yang telah berlaku pada semua kartu merah sebelumnya di Piala Dunia ini,” tulis RBFA dalam pernyataannya.
Federasi sepak bola Belgia juga mengutip Pasal 10.5 Peraturan Kompetisi Piala Dunia FIFA 2026 yang menyebutkan bahwa pemain atau ofisial tim yang menerima kartu merah langsung maupun kartu merah akibat dua kartu kuning harus menjalani skorsing otomatis pada pertandingan berikutnya. “Jika seorang pemain atau ofisial tim dikeluarkan dari lapangan akibat kartu merah langsung atau tidak langsung, mereka akan otomatis diskors untuk pertandingan tim berikutnya. Selain itu, sanksi tambahan juga dapat dikenakan,” demikian bunyi aturan yang dikutip RBFA.
Karena itu, RBFA mempertanyakan dasar keputusan yang membuat Balogun terbebas dari larangan bermain. “Untuk melindungi hak-hak seluruh tim peserta dan menjaga prinsip fair play dalam olahraga ini, baik pada Piala Dunia kali ini maupun edisi-edisi mendatang, RBFA sedang mempelajari seluruh opsi yang tersedia,” tulis pernyataan tersebut.
Kontroversi ini menambah panas atmosfer jelang laga AS melawan Belgia. Kehadiran Balogun tentu menjadi keuntungan besar bagi tim asuhan Mauricio Pochettino mengingat penyerang tersebut telah mengoleksi tiga gol sepanjang Piala Dunia 2026.






















Tinggalkan Balasan