Media Kampung – Kiper Swedia, Jacob Widell Zetterström, menegaskan rasa bangganya meski timnya harus tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Prancis 3-0 di babak 32 besar. Pertandingan yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada Selasa (30/6/2026) itu menampilkan dominasi Prancis yang tak terbendung.
Prancis unggul jauh dalam penguasaan bola (61%-39%) dan melepaskan 25 tembakan berbanding 8 milik Swedia. Kylian Mbappé menjadi bintang dengan dua golnya (45′, 74′), sementara satu gol lainnya dicetak Bradley Barcola (53′). Meski kalah telak, Zetterström tampil gemilang dengan melakukan sembilan penyelamatan.
“Ini berat, selalu berat setelah kekalahan. Tapi saya pikir kami bisa sangat bangga dengan apa yang telah kami lakukan di sini,” ujar Zetterström kepada Sporty TV usai laga. “Kami tahu menghadapi [Prancis] yang memiliki kualitas luar biasa di lini depan dan di seluruh lapangan. Tapi pada akhirnya, kami hanya bisa melakukan yang terbaik. Selama 96 menit, saya pikir kami melakukan pekerjaan yang luar biasa.”
Zetterström, kiper Derby County yang berusia 26 tahun, menjalani debut Piala Dunia dengan starter di dua pertandingan. Ia tampil impresif saat Swedia menahan imbang Jepang 1-1 di babak grup, hasil yang memastikan langkah mereka ke fase gugur.
Kiper asal Swedia itu memandang turnamen ini sebagai pengalaman belajar berharga bagi dirinya dan skuad muda Swedia. “Kami punya kelompok yang muda dan bersemangat. Ini fondasi yang bagus untuk masa depan,” tambahnya.
Sementara itu, pelatih Swedia Graham Potter mengakui keunggulan lawan. “Saya pikir dari segi permainan, kami harus sempurna. Dan sejujurnya, bahkan jika kami bermain sempurna, saya tidak yakin itu akan cukup, karena lawan berada di level yang sangat tinggi,” katanya.
Prancis melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Paraguay. Dengan enam gol di turnamen, Mbappé kini memimpin daftar pencetak gol bersama Lionel Messi.













