Media Kampung – Singaraja – Berani keluar dari zona nyaman menjadi kunci sukses Dewa Putus Sutha, seorang pengusaha muda yang mengembangkan usaha interior dan furnitur kustom di Singaraja, Bali. Tanpa latar belakang arsitektur atau teknik sipil, ia membangun bisnisnya secara otodidak dan kini telah berjalan lebih dari satu tahun.

Dewa mengaku awalnya hanya memiliki minat terhadap seni yang disalurkan melalui pembuatan ogoh-ogoh sejak kecil. Peluang datang ketika seorang kerabat memintanya membuat gambar interior. Dari situlah ia mulai belajar sendiri, mencari tukang, dan mempelajari sistem produksi hingga usahanya bisa berjalan seperti sekarang.

Proyek pertamanya justru penuh kekurangan. Namun kritik dan masukan dari keluarga menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas. Dalam beberapa bulan, Dewa mulai membangun sistem kerja, memperluas jaringan, dan membentuk tim produksi. Saat ini usahanya mempekerjakan tujuh orang, terdiri dari tim tukang dan desainer.

Menurut Dewa, membangun relasi dengan pelanggan menjadi faktor penting dalam mengembangkan bisnis. “Relasi itu sangat penting. Klien pertama saya sampai sekarang masih membawa pelanggan-pelanggan baru. Itu yang harus dijaga,” ujarnya.

Selain bisnis interior, Dewa juga memiliki usaha kuliner. Namun ia mengaku saat ini tetap fokus mengembangkan sistem bisnis interior agar mampu berjalan mandiri dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Kisah Dewa menjadi contoh bahwa keberanian mencoba hal baru, disertai kemauan belajar dan konsisten memperbaiki kualitas, dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi generasi muda.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.