Media Kampung – Eric Barone, pengembang Stardew Valley, mengungkapkan cara mengatasi berbagai gangguan selama proses pengembangan game terbarunya, Haunted Chocolatier. Dalam wawancara terbaru, Barone mengaku sulit untuk membagi waktu antara dua proyek game yang tengah dikerjakannya.
Barone menjelaskan bahwa saat mengerjakan Stardew Valley, ia dapat fokus penuh karena saat itu belum dikenal luas dan minim gangguan seperti surat penggemar atau permintaan bisnis. Namun, kondisi berubah setelah Stardew Valley sukses besar, membuatnya harus membagi perhatian antara Haunted Chocolatier dan kelanjutan Stardew Valley.
“Aku perlu menghilang, pergi ke sebuah kabin, dan bekerja tanpa gangguan,” ungkap Barone. Ia menambahkan bahwa saat ini ia membagi waktu lima hari untuk Haunted Chocolatier dan dua hari untuk Stardew Valley. Meski tantangannya lebih besar, Barone bertekad menyelesaikan kedua game tersebut.
Haunted Chocolatier sendiri dirancang dengan skala yang lebih besar dibandingkan Stardew Valley, mencakup lebih banyak peta, monster, serta sistem item dan perlengkapan yang lebih kompleks. Tema game ini juga berbeda, mengusung suasana yang sedikit menyeramkan namun tetap menyenangkan, bertempat di sebuah kastil yang dihantui hantu.
Selain itu, Barone juga menyatakan bahwa Haunted Chocolatier merupakan bagian dari ekspresi kreatifnya sebagai pembuat game. Dengan game ini, ia ingin mengeksplorasi tema dan ide baru yang belum pernah ia tuangkan sebelumnya.
Walaupun pengembangan Haunted Chocolatier penuh tantangan, Barone tetap fokus dan berusaha menyelesaikan proyek ini dengan baik. Ia menyadari bahwa tanggung jawab dan ekspektasi yang tinggi dari para penggemar Stardew Valley menambah beban, namun ia berkomitmen untuk memberikan pengalaman berbeda melalui game barunya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan