Media Kampung – Rapper Indonesia Basboi memilih cara unik untuk memperkenalkan album terbarunya, Kasablanka, dengan mengajak pendengar dengar lagu sambil keliling kota menggunakan bus. Sesi mendengar album yang digelar pada Rabu (3/6) pukul 15.00 WIB itu menempuh rute dari Tebet, melewati kawasan Kota Kasablanka, Karet Bivak, dan kembali ke Kopi Kina Tebet.

Konsep ini tidak hanya sekadar mendengarkan musik, tetapi juga menghadirkan pengalaman merasakan atmosfer kota yang menjadi latar dan inspirasi album. Basboi ingin pendengar merasakan langsung narasi kehidupan urban yang ia tuangkan dalam Kasablanka.

Album Kasablanka merupakan representasi perjalanan hidup Basboi sebagai perantau asal Medan yang sempat tinggal di Bandung sebelum menemukan ruang bertumbuh di Jakarta, khususnya kawasan Kasablanka. Menurutnya, kawasan itu menggambarkan wajah Jakarta yang penuh kontradiksi: pusat perbelanjaan megah dan apartemen mewah di satu sisi, serta keberagaman kelompok masyarakat seperti pekerja kantoran, anak motor, hingga mereka yang berjuang menghadapi tekanan hidup di sisi lain.

Basboi tidak menempatkan dirinya sebagai sosok yang menolak gaya hidup kota besar. Ia mengakui menikmati berbagai aspek kehidupan urban, mulai dari otomotif, fesyen, hingga perhatian publik. Namun, ia sadar bahwa Jakarta juga bisa membuat orang lelah mengejar validasi. Baginya, sikap paling rebel saat ini adalah tetap disiplin, waras, dan terus bergerak maju.

Secara musikal, Kasablanka menawarkan warna dari nuansa trap yang keras hingga komposisi melodis dan emosional. Album ini diproduksi oleh Concerto dan Panji Wisnu, dengan dukungan Ryldryl, IVAN, prodyuji.mp3, Panjoypickup, serta kolaborator internasional Igorbeats dan lyricslesson (AS) serta Nino (Bangkok). Sebagai penanda satu dekade perjalanan Basboi di industri musik, Kasablanka tidak membangun identitas baru, melainkan menunjukkan sosok Basboi yang semakin mantap tanpa perlu membuktikan diri.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.