Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Perempuan yang mengawali karier sebagai jurnalis itu dipercaya memimpin lembaga strategis yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program gizi nasional.

Penunjukan Nanik diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa malam. Dalam keputusan tersebut, Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan dari jabatan Kepala BGN.

“Bapak Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru,” kata Prasetyo Hadi.

Nama Nanik bukan sosok baru di lingkungan BGN. Sebelum dipercaya memimpin lembaga tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak 17 September 2025. Pengalamannya di pemerintahan dan dunia sosial menjadi salah satu modal penting dalam mengemban tugas baru itu.

Latar Belakang dan Karier

Lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968, Nanik memulai perjalanan profesionalnya dari dunia jurnalistik. Berdasarkan informasi di laman resmi BGN, ia mengawali karier sebagai wartawati Persda-Kompas pada 1989. Kariernya kemudian berkembang ke dunia bisnis media. Nanik pernah menjabat sebagai CEO Kresna Media dan Majalah Prospektif. Ia juga sempat menjadi Direktur MNC pada periode 2005 hingga 2009 sebelum aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemerintahan.

Dalam perjalanan politik dan sosialnya, Nanik tercatat aktif di Tim Pemenangan Prabowo-Sandi pada Pemilihan Presiden 2019. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), organisasi yang berfokus membantu kelompok masyarakat rentan dan kurang mampu.

Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik lebih dulu mengemban tugas sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejaknya dalam isu kesejahteraan masyarakat dan penanganan kelompok rentan.

Peran di Pertamina dan Penghargaan

Selain berkiprah di pemerintahan, Nanik saat ini juga menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero). Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham PT Pertamina (Persero) tertanggal 12 Juni 2025.

Dedikasinya turut mendapat apresiasi dari negara. Pada Agustus 2025, Nanik menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan itu diberikan kepada 89 tokoh penerima berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74 TKTahun 2025.

Tantangan Baru

Kini, setelah meniti karier dari ruang redaksi hingga kursi pimpinan lembaga negara, Nanik menghadapi tantangan baru memimpin Badan Gizi Nasional. Perannya akan menjadi sorotan seiring pelaksanaan berbagai program strategis pemerintah, terutama Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan pelajar dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.