Media Kampung – 14 April 2026 | Google meluncurkan dua pembaruan utama Gmail tahun 2026: kemampuan mengganti alamat email utama tanpa membuat akun baru serta enkripsi end‑to‑end untuk aplikasi seluler.

Fitur perubahan alamat email kini dapat diakses secara bertahap di Amerika Serikat, menandai langkah pertama setelah uji coba pada akhir 2025 lewat dukungan bahasa Hindi di portal bantuan Google.

Pengguna tidak lagi diwajibkan membuat akun baru atau memindahkan data secara manual; proses pergantian dapat dilakukan melalui menu Pengaturan > Akun > Ganti Alamat, dengan data historis tetap terhubung.

Google menyatakan bahwa fitur ini dirancang untuk mengurangi beban administrasi dan meminimalkan risiko kehilangan pesan penting selama migrasi alamat.

“Kami mendengar kebutuhan pengguna yang ingin memperbarui identitas digital tanpa mengorbankan histori komunikasi,” ujar juru bicara Google pada konferensi pers virtual tanggal 12 April 2026.

Sebelumnya, Gmail mengharuskan pengguna menghapus akun lama atau menyiapkan alias, yang sering menimbulkan duplikasi kontak dan kebingungan dalam kolaborasi bisnis.

Langkah baru ini juga memudahkan perusahaan dalam mengelola identitas karyawan, karena perubahan alamat dapat disinkronkan otomatis dengan Google Workspace.

Untuk mengaktifkan enkripsi end‑to‑end, pengguna harus menggunakan aplikasi Gmail versi terbaru di Android atau iOS dan memiliki lisensi Google Workspace Enterprise Plus atau organisasi yang mengaktifkan kebijakan enkripsi melalui admin.

Setelah menekan ikon gembok pada layar penulisan email, pengguna dapat memilih opsi “Enkripsi tambahan” yang akan mengenkripsi konten dari perangkat pengirim hingga penerima.

Enkripsi ini menjamin bahwa isi pesan, termasuk lampiran, tidak dapat diakses oleh pihak ketiga, termasuk Google sendiri, selama transit dan penyimpanan.

Fitur E2EE di seluler melengkapi implementasi serupa yang sebelumnya hanya tersedia pada versi web, memperkuat perlindungan data bagi pengguna yang bekerja secara mobile.

Berbeda dengan protokol S/MIME yang memerlukan pengelolaan sertifikat manual, sistem Google mengotomatisasi kunci publik melalui infrastruktur kunci internal, menyederhanakan proses bagi pengguna akhir.

Pesaing seperti Microsoft Outlook dan ProtonMail telah menawarkan enkripsi serupa, namun Google menekankan integrasi mulus tanpa aplikasi tambahan sebagai keunggulan kompetitif.

Pada akhir April 2026, fitur perubahan alamat masih terbatas pada beberapa wilayah AS, sementara enkripsi end‑to‑end telah tersedia untuk pelanggan Enterprise Plus secara global, dengan rencana ekspansi ke semua pengguna Gmail dalam enam bulan ke depan.

Kedua inovasi tersebut memperkuat posisi Gmail sebagai layanan email terkemuka yang menyeimbangkan kemudahan penggunaan dan keamanan tingkat tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.