Media Kampung – Michelin resmi meluncurkan generasi terbaru ban Pilot Sport Endurance untuk ajang balap ketahanan Le Mans 24 Hours edisi ke-94 pada 2026. Ban ini menjadi terobosan karena kandungan material ramah lingkungannya mencapai 50 persen, terdiri dari bahan terbarukan dan daur ulang. Langkah ini merupakan lompatan besar dari generasi sebelumnya yang hanya menggunakan 20 persen bahan daur ulang, sekaligus bagian dari strategi Michelin menuju target 100 persen bahan berkelanjutan pada 2050.

Ban Michelin Pilot Sport Endurance dirancang khusus untuk kategori utama Hypercar di ajang FIA World Endurance Championship (FIA WEC). Ukuran ban depan 2971-18 dan belakang 3471-18 disesuaikan dengan standar sirkuit modern. Kehadiran ban ini menjadi catatan sejarah karena belum ada ban dengan tingkat kandungan ramah lingkungan setinggi itu yang digunakan dalam kompetisi seketat FIA WEC.

Meskipun fokus pada kelestarian lingkungan, performa ban justru meningkat berkat rancangan ulang struktur kompon dan bantuan simulasi digital. Ban baru ini lebih cepat mencapai suhu kerja optimal (warm-up), fitur krusial mengingat regulasi balap modern melarang penggunaan alat pemanas ban (tyre heating blankets) di area pit. Dengan demikian, pembalap mendapatkan cengkeraman instan sejak keluar dari pit lane.

Pierre Alves, Penanggung Jawab Program Michelin Endurance, menjelaskan bahwa varian ban Soft kini mampu menjaga potensi penuhnya hingga suhu 30 derajat Celsius, sementara varian Medium tetap bekerja prima hingga 15 derajat Celsius. Pada rentang 15 hingga 25 derajat Celsius, kedua kompon menawarkan performa serupa, membuka peluang strategi baru bagi tim mitra. Untuk membantu penonton dan tim, Michelin tetap menerapkan sistem kode warna pada dinding ban: putih untuk Soft (kondisi dingin), kuning untuk Medium (suhu sedang), merah untuk Hard (sirkuit panas), dan biru untuk ban basah.

Fleksibilitas kompon baru ini diharapkan memudahkan tim Hypercar dalam menerapkan strategi tiga stint atau lebih secara beruntun. Demi mendukung 18 mobil Hypercar yang berlaga di Le Mans 24 Hours 2026, Michelin menerjunkan sekitar 100 personel ahli dan menyiapkan 3.600 unit ban yang diproduksi secara presisi dengan kombinasi keahlian tangan manusia. Manajemen logistik diperketat untuk menekan emisi karbon transportasi, dengan membatasi pasokan awal saat sesi tes resmi sebelum disuplai penuh sesuai kebutuhan di sirkuit.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.