Media Kampung – Suporter timnas Kongo menghadapi ancaman absen dari Piala Dunia 2026 akibat larangan perjalanan yang diberlakukan karena wabah Ebola di Afrika Tengah.

Warga Kongo mulai meminta pengembalian uang tiket setelah menunda rencana menonton langsung ke Kanada, yang menjadi salah satu tuan rumah turnamen.

Presiden Federasi Sepak Bola Kongo, Veron Mosengo-Omba, menyatakan bahwa mereka sudah mengajukan permintaan refund tiket kepada FIFA karena harga tiket sangat mahal dan situasi yang tidak pasti.

Namun, FIFA menegaskan tiket tidak bisa dikembalikan uangnya, melainkan hanya bisa dialihkan ke pihak lain.

Larangan perjalanan ini dikeluarkan oleh WHO untuk menekan penyebaran Ebola yang telah memakan ratusan korban jiwa di wilayah tersebut.

Kedutaan Amerika Serikat di Kongo juga menghentikan penerbitan visa untuk calon suporter yang hendak menyaksikan Piala Dunia 2026, termasuk warga Uganda dan Sudan Selatan.

Selain itu, Kanada memberlakukan larangan masuk selama 90 hari bagi warga Kongo, sehingga semua suporter Kongo yang ingin datang ke Kanada untuk menonton Piala Dunia akan terdampak kebijakan ini.

Kondisi ini menimbulkan polemik terkait tiket Piala Dunia 2026 yang harganya naik drastis dibandingkan edisi sebelumnya pada 2022.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.