Media Kampung – Viktor Gyokeres, penyerang Arsenal yang bergabung dari Sporting CP pada Juli 2025, telah mencatatkan 21 gol dan tiga assist dalam tiga pertandingan penting musim 2025/2026, sekaligus menepis kritik awal tentang kemampuannya; pencapaian tersebut menegaskan posisi Gyokeres sebagai salah satu faktor utama Arsenal dalam perebutan gelar Liga Inggris, dengan setiap gol dan assist terjadi dalam satu pertandingan yang sama, menunjukkan konsistensi dan efektivitasnya di lini serang.

Pada 14 Januari 2026, Arsenal menjuarai leg pertama semifinal Carabao Cup melawan Chelsea dengan skor 3-2 di Stamford Bridge, dan Gyokeres membuka kotak skor pada menit ke-49 setelah menerima umpan crossing dari Ben White; delapan menit kemudian ia memberikan assist kepada Martin Zubimendi pada menit ke-71, dan manajer Mikel Arteta memuji penampilan tersebut dengan berkata, “Dia tampil sangat bagus dan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.”

Enam hari kemudian, pada 28 Januari 2026, Arsenal menghadapi Kairat Almaty di Emirates Stadium pada laga fase grup Liga Champions, dan Gyokeres mencetak gol pembuka pada menit ke-3 setelah menerima umpan terobosan dari Kai Havertz; pada menit ke-87 ia menyiapkan gol terakhir melalui umpan krusial kepada Gabriel Martinelli, sebuah kontribusi yang mendapat pujian dari mantan pemain Inggris Wayne Rooney, yang menyatakan, “Dia bekerja keras untuk tim dan menciptakan ruang bagi rekan-rekannya.”

Babak penutup musim domestik datang pada 2 Mei 2026, ketika Arsenal mengalahkan Fulham 3-0 di Premier League; Gyokeres mencetak dua gol pada menit ke-9 dan menit ke-40 serta memberikan assist kepada Bukayo Saka pada menit ke-45, sebuah penampilan yang dipuji oleh mantan Arsenal Paul Merson yang berkata, “Ia mengingatkan saya pada Erling Haaland, kecepatan dan ketajamannya luar biasa.”

Dengan total 21 gol di semua kompetisi dan tiga assist, Gyokeres menjadi pemain Arsenal pertama sejak Alexis Sanchez pada musim 2014/15 yang mencapai 20 gol atau lebih di debutnya; catatan ini meningkatkan selisih poin Arsenal menjadi enam angka di puncak klasemen sementara, memperkuat posisi tim dalam perburuan gelar Liga Inggris.

Transfer Gyokeres ke Arsenal senilai sekitar £64 juta dilakukan setelah ia mencetak 97 gol dalam 102 pertandingan bersama Sporting CP, menimbulkan ekspektasi tinggi untuk memberikan dampak langsung; performa tiga pertandingan beruntun membuktikan nilai investasi tersebut, sekaligus menegaskan kemampuan adaptasinya di kompetisi paling kompetitif Eropa.

Secara taktis, Gyokeres menggabungkan tinggi badan 1,89 meter dengan mobilitas cepat, memungkinkan ia berperan sebagai target man sekaligus penyerang yang dapat menyusuri ruang kosong; kemampuannya dalam menahan bola, menarik bek lawan, serta menyajikan umpan terukur menambah dimensi serangan Arsenal yang sebelumnya sangat bergantung pada kecepatan sayap.

Menjelang akhir musim, Arsenal menempati posisi puncak dengan tiga pertandingan tersisa, dan konsistensi Gyokeres menjadi faktor penentu dalam mempertahankan keunggulan atas pesaing utama seperti Manchester City; pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa setiap kontribusi ofensif Gyokeres, baik berupa gol maupun kerja tanpa bola, sangat krusial untuk mengamankan trofi.

Kisah Gyokeres yang berawal dari kritik keras kini berubah menjadi contoh kebangkitan melalui prestasi konkret, dan jika ia mampu mempertahankan produktivitasnya, ia berpotensi menjadi ikon era baru Arsenal sekaligus simbol keberhasilan perekrutan pemain Swedia di Premier League.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.