Media Kampung – Persib Bandung kembali menempati puncak klasemen BRI Super League setelah melakukan comeback menakjubkan 4-3 melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-30, 30 April 2026.

Laga berlangsung di stadion yang dipenuhi ribuan suporter, di mana Persib sempat tertinggal dua gol pada babak pertama sebelum membalikkan keadaan di babak kedua.

Bhayangkara FC membuka skor pada menit ke-15 melalui tendangan jarak jauh, kemudian menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-28 berkat serangan balik cepat.

Persib Bandung memperkecil ketinggalan lewat penalti Beckham Putra pada menit ke-55, diikuti gol penyama kedudukan dari Jefferson Silva pada menit ke-68 melalui sundulan dari tendangan sudut.

Gol penentu datang dari penalti kedua Beckham Putra pada menit ke-82, sementara Bhayangkara FC menambah satu gol pada menit ke-88, namun tidak cukup mengubah hasil akhir.

“Mereka bagus, tapi kami ada celah untuk menang,” ujar Beckham Putra Nugraha setelah pertandingan, menegaskan keyakinan timnya untuk terus menambah poin.

Dengan kemenangan ini, Persib Bandung mengumpulkan 58 poin, selisih tiga poin dari Borneo FC yang kini berada di posisi kedua dengan 55 poin.

Pertarungan di zona juara semakin ketat, sementara Persita Tangerang berhasil mengamankan tiga poin lewat kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta, memperbaiki posisi mereka di tengah klasemen.

Musim 2025/2026 BRI Super League kini memasuki putaran akhir dengan hanya tersisa delapan pekan, menjadikan setiap pertandingan semakin menentukan.

Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Borneo FC dalam laga pekan berikutnya, sebuah pertandingan yang diprediksi akan menjadi penentu juara.

Pelatih Paul Munster menyesuaikan taktik menjadi formasi 4-3-3 setelah tim tertinggal, menekankan pergerakan cepat sisi sayap untuk membuka ruang pertahanan lawan.

Di pihak Bhayangkara, pelatih Jean‑Paul van Gastel mengakui performa timnya masih dapat ditingkatkan, terutama dalam menahan tekanan di menit-menit akhir.

Atmosfer stadion sangat memanas, suporter Persib yang berwarna biru muda terus memberikan dukungan lewat nyanyian dan yel-yel sepanjang pertandingan.

Statistik tim menunjukkan Persib Bandung mencetak 68 gol selama musim ini, dengan rata‑rata 1,8 gol per pertandingan, menempatkan mereka di antara tim paling produktif.

Namun, Persib harus tetap mengatasi cedera striker utama yang absen akibat masalah otot, memaksa pelatih mengandalkan pemain sayap untuk menyumbang gol.

Sebagai juara bertahan, Persib menargetkan gelar kedua berturut‑turut, mengandalkan konsistensi performa di sisa pertandingan.

Sponsorship BRI tetap memberikan dukungan finansial penting, memungkinkan klub meningkatkan fasilitas latihan dan program pengembangan pemain muda.

Ke depannya, Persib bertekad mempertahankan keunggulan dengan fokus pada pertahanan yang lebih solid dan pemanfaatan peluang gol secara maksimal.

Kondisi terbaru menunjukkan Persib berada pada performa puncak, siap menyongsong tantangan terakhir musim ini dengan semangat juara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.