Media Kampung – Chelsea sedang mencari pelatih baru setelah memecat Liam Rosenior pada 22 April 2026, sementara Presiden Como Mirwan Suwarso menyatakan klubnya tidak akan menghalangi Cesc Fabregas jika menerima tawaran dari Stamford Bridge.

Rosenior dipecat setelah hanya 106 hari menjabat, dipicu oleh lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol. Sebagai solusi sementara, Calum McFarlane ditunjuk caretaker hingga akhir musim dan akan memimpin tim pada semifinal Piala FA melawan Leeds United pada 26 April.

Di tengah keresahan di London, nama Cesc Fabregas muncul sebagai kandidat kuat. Fabregas, yang berusia 38 tahun, berhasil mengangkat Como ke posisi kelima Serie A pada debutnya sebagai pelatih kepala, menempatkan klub pada ambang kualifikasi kompetisi Eropa.

Dalam konferensi pers sebelum laga melawan Genoa, Fabregas menegaskan, “Saya tidak punya komentar soal itu. Fokus saya hanya pada pertandingan berikutnya melawan Genoa.” Ia menambahkan target utama adalah membawa Como ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, menegaskan kebijakan klub dengan mengatakan, “Jika itu membuatnya bahagia, itu adalah keputusannya. Kami tentu ingin dia bertahan selama mungkin, tetapi kami tidak memilikinya. Dia bebas pergi ke Chelsea jika memang menginginkannya.” Suwarso menambahkan bahwa Fabregas tetap dapat mempertahankan saham minoritasnya di Como selama tidak bergabung dengan klub Italia pesaing.

Situasi ini menambah tekanan pada manajemen Chelsea yang harus menemukan pelatih permanen sebelum jendela transfer musim panas. Sementara itu, Fabregas menekankan komitmennya pada Como dan mengingatkan bahwa mengalihkan fokus ke liga Inggris akan mengganggu persiapan lima laga tersisa di Serie A.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.