Media Kampung – Yoane Wissa mengakui bahwa ia terburu‑buru kembali dari cedera setelah bergabung dengan Newcastle United, sekaligus meminta maaf kepada rekan setim yang ia nilai terlalu arogan.

Pengakuan ini sekaligus menjadi pesan kuat bagi pelatih Eddie Howe menjelang fase krusial Liga Premier.

Wissa resmi menandatangani kontrak dengan Newcastle pada Juli 2023 setelah penampilan gemilangnya bersama Angers di Ligue 1.

Transfer itu membawa ekspektasi tinggi, namun pemain berusia 28 tahun tersebut mengalami cedera otot pada minggu pertama debutnya.

Menurut laporan medis, cedera otot tersebut memerlukan istirahat minimal enam minggu untuk menghindari komplikasi jangka panjang.

Namun, dorongan untuk segera kembali ke lapangan mendorongnya mempercepat proses rehabilitasi, meski belum sepenuhnya pulih.

Dalam wawancara eksklusif, Wissa mengaku “saya terlalu ingin membantu tim, jadi saya memaksa diri kembali terlalu cepat”.

Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut berdampak pada performa dan menambah beban pada rekan setim.

Salah satu rekan yang merasa tersinggung adalah striker asal Inggris yang Wissa anggap “sangat arogan” dalam sesi latihan.

Setelah menyadari kesalahpahaman, Wissa menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di ruang ganti klub.

“Saya adalah seorang prajurit, tetapi prajurit yang baik harus menghormati rekan sesama,” ujar Wissa dengan nada serius.

Ia menegaskan komitmen untuk memperbaiki hubungan tim internal serta meningkatkan etika profesional.

Di sisi lain, Eddie Howe menerima pengakuan tersebut dengan sikap tenang dan menekankan pentingnya proses pemulihan yang terstruktur.

Howe menuturkan, “Kami menghargai keberanian Wissa untuk mengakui kesalahan, tetapi kesehatan pemain tetap prioritas utama.”

Manajer klub menambahkan rencana latihan khusus akan diberikan untuk menghindari risiko cedera berulang.

Selama masa rehabilitasi, Wissa menjalani program fisioterapi intensif yang melibatkan latihan beban ringan dan terapi air.

Statistik klub menunjukkan bahwa sejak kedatangan Wissa, Newcastle mencatat peningkatan 12% dalam penguasaan bola di lini tengah.

Namun, absennya Wissa dalam tiga pertandingan terakhir menurunkan efisiensi serangan tim secara signifikan.

Kondisi terbaru menunjukkan Wissa kini berada di fase akhir pemulihan dan diizinkan berlatih bersama tim pada sesi taktis minggu ini.

Jika progres berlanjut, ia diperkirakan kembali ke lapangan pada pertandingan mendatang melawan tim papan atas.

Penggemar Newcastle menantikan kembalinya pemain berbakat ini, sambil berharap ia tetap menjaga kesehatannya demi kemenangan klub.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.