Media Kampung – Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah, justru menuai cibiran warganet setelah membela sang artis dari kritikan yang belakangan ini diterimanya. Dalam sebuah siaran langsung, Gio meminta publik berhenti menghujat Sarwendah dan menawarkan dirinya sebagai sasaran kritik.

“Yang tahu masalah sebenarnya adalah aku sama Mamio (Sarwendah). Jadi tolong jangan berasumsi atau menjelek-jelekkan Mamio. Kalau mau, jelekin aku saja enggak apa-apa,” ujar Gio dalam tayangan tersebut, dikutip dari sumber terkait.

Gio juga mengingatkan bahwa Sarwendah adalah seorang ibu dari dua anak perempuan, sehingga ia berharap publik, khususnya sesama perempuan, tidak saling menjatuhkan. “Mamio punya dua anak perempuan. Jadi tolong, ya (jangan hujat dia). Apalagi kalian yang wanita-wanita, masa wanita-wanita jelekin wanita, gimana sih guys,” katanya.

Alih-alih mendapat dukungan, pernyataan Gio justru memicu kritik tajam. Banyak warganet menilai bahwa pembelaannya tidak pada tempatnya dan terkesan seperti pahlawan kesiangan.

“Giorgio Antonio tak mampu memposisikan diri sebagai kekasih Sarwendah. Dia ingin mengambil peran sebagai ayah anak-anak Sarwendah di saat Ruben Onsu masih ada dan cukup secara finansial,” komentar seorang warganet.

Warganet lain menambahkan, “Padahal, ayah kandungnya masih hidup dan dia lah yang lebih berhak untuk mendampingi anak-anaknya. Jadi sorry to say, menurut aku, baik Gio dan Sarwendah sama-sama problematik.”

Tak sedikit yang menyindir perubahan aura Gio sejak berpacaran dengan Sarwendah. “Aura cogan si Gio sudah hilang sejak pacaran sama mamak-mamak satu itu. Sekarang dia jadi redup. Au ah,” tulis netizen lain.

Bahkan ada yang berkomentar sinis, “Jangan jelek-jelekin Mamio, karena dia ATM berjalan saya. Hahhaha.”

Kontroversi ini bermula dari pernyataan Sarwendah tentang mantan suaminya, Ruben Onsu, yang menuai kritikan luas. Dampaknya, sejumlah brand dikabarkan memutuskan kerja sama dengan Sarwendah. Hingga kini, baik Gio maupun Sarwendah belum memberikan tanggapan lebih lanjut atas gelombang kritik yang menerpa mereka.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.