Media Kampung – Puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Padang Arafah, dipastikan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026. Prof Asrorun Niam Sholeh memberikan imbauan kepada para jemaah haji Indonesia untuk tidak memaksakan diri atau mengambil sikap ‘aji mumpung’ selama berada di Makkah guna menjaga stamina dan kesehatan fisik.

Penetapan tanggal wukuf ini menjadi momen penting dalam rangkaian ibadah haji yang wajib diikuti setiap jemaah. Prof Asrorun menekankan agar jemaah tidak tergoda untuk melakukan aktivitas berlebihan yang bisa menguras tenaga, mengingat pentingnya menjaga kondisi fisik untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

Selain itu, seluruh lokasi hotel pemondokan bagi jemaah asal Indonesia sudah dipastikan berada di kawasan suci Tanah Haram yang memiliki keistimewaan dan keberkahan tersendiri. Hal ini juga memudahkan para pembimbing ibadah untuk memberikan edukasi langsung terkait praktik fikih yang relevan selama pelaksanaan ibadah haji.

Prof Asrorun menginstruksikan para pembimbing ibadah untuk meningkatkan intensitas edukasi praktis agar jemaah dapat memahami tata cara ibadah dengan benar dan efisien. Pendekatan edukasi ini bertujuan menghindari kesalahpahaman dan meminimalisir aktivitas yang tidak perlu yang bisa mengganggu fokus selama menjalankan wukuf.

Imbauan ini muncul sebagai respons terhadap fenomena sebagian jemaah yang cenderung memanfaatkan kesempatan berada di Makkah untuk melakukan berbagai kegiatan tambahan yang sebetulnya tidak dianjurkan. Sikap seperti ini dinilai berisiko mengurangi kualitas ibadah serta membebani fisik jemaah yang sudah harus fokus pada ritual inti haji.

Dengan pengaturan penginapan di area Tanah Haram dan pembimbingan yang semakin intensif, diharapkan jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan khusyuk tanpa terbebani oleh aktivitas yang berlebihan. Kondisi ini juga mendukung kelancaran pelaksanaan wukuf pada tanggal yang telah ditetapkan.

Perkembangan terakhir menunjukkan bahwa pihak-pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan seluruh fasilitas dan pembinaan jemaah menjelang puncak ibadah haji. Fokus utama tetap pada keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah yang sangat penting ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.