Media Kampung – Menara Jam Zam Zam Tower di Makkah memancarkan cahaya hijau sebagai tanda dimulainya tanggal 1 Zulhijjah 1447 Hijriyah. Pendaran warna ini menjadi penanda penting bagi umat Islam di seluruh dunia, khususnya jamaah haji yang tengah melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

Cahaya hijau pada menara jam ikonik tersebut muncul pada awal bulan Zulhijjah, bulan terakhir dalam kalender Hijriyah yang memiliki makna besar dalam rangkaian ibadah haji. Perubahan warna ini sekaligus menjadi sinyal bagi para jamaah untuk meningkatkan fokus dan persiapan menjelang puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah dan lempar jumrah di Mina.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau seluruh jamaah agar mulai berhemat penggunaan energi, terutama listrik dan air, guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah selama puncak haji. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan energi di Makkah, yang menjadi pusat perhatian jutaan peziarah dari berbagai negara.

Pendaran cahaya hijau pada Menara Jam Zam Zam Tower tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu, tetapi juga sebagai simbol kesucian dan harapan dalam menyambut hari-hari penting di bulan Zulhijjah. Tradisi ini menjadi bagian dari upaya otoritas setempat untuk memberikan informasi visual yang jelas kepada jamaah haji dan masyarakat luas.

Dengan menyalanya lampu hijau ini, suasana di sekitar Masjidil Haram dan kota Makkah semakin khidmat dan penuh semangat. Para jamaah diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan ibadah dan melaksanakan rangkaian ritual haji dengan penuh kesungguhan dan ketertiban.

Situasi terbaru menunjukkan bahwa persiapan menjelang puncak ibadah haji berjalan lancar. PPIH terus memantau kondisi dan memberikan himbauan secara berkala kepada jamaah agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah di tengah kerumunan besar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.