Media Kampung – Katib ‘Aam PBNU mengajak warga NU di Jateng tetap memegang teguh Qanun Asasi di tengah tantangan zaman, menegaskan peran nilai Islam bagi persatuan bangsa.
Acara penyuluhan tersebut dilaksanakan pada 18 April 2024 di Masjid Al‑Hikmah, Semarang, dan dihadiri lebih dari seratus jamaah dari berbagai kalangan, termasuk tokoh pendidikan, pengusaha, serta pemuda NU.
Katib ‘Aam yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Syariah PBNU, Ustadz Dr. H. Abdul Rachman, menegaskan pentingnya Qanun Asasi sebagai landasan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ustadz Abdul Rachman menuturkan, “Qanun Asasi adalah pedoman yang harus dijaga oleh setiap muslim agar tidak terjerumus dalam relativisme nilai.”
Qanun Asasi sendiri merupakan kumpulan prinsip Islam yang dirumuskan pada Musyawarah Nasional 2014, meliputi keadilan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sejak berdirinya Nahdlatul Ulama pada tahun 1926, komitmen terhadap nilai-nilai universal Islam selalu menjadi inti gerakan, dan Qanun Asasi merupakan penerus semangat tersebut di era modern.
Era digital, arus globalisasi, serta munculnya paham radikalisme menimbulkan tekanan bagi umat untuk beralih dari nilai tradisional, sehingga PBNU menekankan kembali pentingnya Qanun Asasi sebagai penahan moral.
Peserta diajak melakukan pengkajian rutin, menyebarluaskan materi melalui media sosial, serta mengintegrasikan Qanun Asasi dalam kurikulum pendidikan keagamaan di madrasah dan pesantren.
Ketua DPC PBNU Jawa Tengah, H. Ahmad Zaini, menyambut baik inisiatif tersebut dan berjanji akan menyelenggarakan serangkaian lokakarya di tiap kabupaten untuk memperluas jangkauan.
Sebagai lanjutan, PBNU merencanakan konferensi nasional pada September 2024 yang akan mengumpulkan pakar hukum Islam, sosiolog, dan praktisi kebijakan untuk meninjau implementasi Qanun Asasi secara menyeluruh.
Hingga kini, respons masyarakat menunjukkan peningkatan minat, dengan lebih dari dua puluh kelompok relawan telah membentuk tim kajian Qanun Asasi di masing‑masing wilayah, menandakan keberhasilan awal program.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan