Media Kampung – 18 April 2026 | Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan pada Sabtu, 18 April 2026, bahwa kekuatan organisasi terletak pada kesatuan, bukan pada kepentingan individu, dalam sambutan Halal Bihalal Muhammadiyah Jawa Timur 1447 H di Surabaya.

Pernyataan tersebut disampaikan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim, menekankan bahwa Muhammadiyah beroperasi sebagai persyarikatan yang solid, bukan sebagai federasi yang terfragmentasi.

Haedar Nashir menambahkan bahwa sifat persyarikatan mengharuskan setiap anggota mengutamakan tujuan bersama, mengingat sejarah organisasi yang sejak 1912 selalu berupaya memperkuat solidaritas umat Islam melalui pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Kekuatan Muhammadiyah terletak pada kesatuan, bukan kepentingan individu,” ujar Haedar Nashir dengan tegas, mengingatkan para pengurus dan anggota untuk menyingkirkan agenda pribadi yang dapat mengganggu visi kolektif.

Keberadaan jaringan luas tersebut memungkinkan Muhammadiyah menjalankan program-program unggulan, seperti Gerakan Pendidikan Nasional, layanan kesehatan gratis, serta inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi.

Dalam konteks terkini, Muhammadiyah tengah mempersiapkan konferensi nasional tahun 2026 yang akan membahas strategi digitalisasi dakwah serta penguatan peran pemuda dalam gerakan sosial.

Penutupnya, Haedar Nashir menegaskan bahwa dengan memelihara semangat persyarikatan, Muhammadiyah akan terus menjadi kekuatan moral dan sosial yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.