Media Kampung – 15 April 2026 | Silaturahmi menjadi kunci utama dalam memperkuat solidaritas umat Muhammadiyah, ujar Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Kahmad, pada acara Tabligh Akbar Silaturahmi Warga Muhammadiyah Banyumas yang berlangsung di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, pada April 2026.
Acara tersebut dihadiri lebih dari tiga ratus anggota Muhammahiyah, tokoh masyarakat, serta pengurus cabang setempat, yang berkumpul untuk mendengarkan arahan kepemimpinan serta mempererat jaringan sosial antar‑umat.
“Silaturahmi adalah fondasi utama yang tidak boleh terabaikan dalam membangun persatuan, sebagaimana firman Allah dalam Al‑Qur’an yang menekankan pentingnya ikatan antar sesama,” kata Dadang Kahmad dalam sambutannya.
Dalam perspektif Islam, silaturahmi telah lama dijadikan sarana untuk menumbuhkan rasa empati, menghilangkan kesenjangan, dan menegakkan keadilan sosial, sehingga menjadi nilai inti yang selalu ditekankan dalam tradisi Muhammadiyah sejak berdirinya pada akhir abad ke‑19.
Data internal Muhammadiyah menunjukkan bahwa program silaturahmi yang diadakan secara rutin sejak tahun 2020 telah meningkatkan partisipasi anggota sebesar 35 % dan menurunkan tingkat konflik internal di tingkat daerah hingga 20 %.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, panitia menyusun rangkaian kegiatan yang meliputi dialog interaktif, pelatihan kepemimpinan, serta sesi berbagi pengalaman antara generasi muda dan senior, semuanya dirancang agar nilai persaudaraan dapat terinternalisasi dalam tindakan nyata.
Para peserta menyatakan rasa syukur atas kesempatan tersebut, dengan seorang aktivis muda menuturkan, “Acara ini memberi kami ruang untuk saling mengenal, berdiskusi, dan bersama‑sama merumuskan langkah konkret dalam memperkuat kebersamaan umat,” menegaskan pentingnya tindakan kolektif.
Sebagai tindak lanjut, PP Muhammadiyah menjadwalkan serangkaian pertemuan silaturahmi di tiga kabupaten tetangga selama tiga bulan ke depan, dengan target menambah jumlah peserta sebesar 15 % dan memperluas jangkauan program ke daerah pedesaan yang sebelumnya kurang terlayani.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan